Soal Insiden Penyerangan Pos Polisi di Sinjai, Pangdam: Sedang Diinvestigasi
Tim investigasi lah yang nantinya akan membuat kesimpulan tentang insiden tersebut.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kodam XIV Hasanuddin merespons insiden penyerangan pos polisi di Sinjai oleh oknum TNI. Kodam langsung menurunkan tim investigasi gabungan untuk pengusutan.
"Kita sudah turunkan tim gabungan yang akan melakukan investigasi. Tim ini melibatkan Pomdam, tim Intel dan Kumdam XIV/Hasanuddin," terang
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad, kepada PEDOMANMEDIA, Senin (21/2/2022).
Pangdam menegaskan, dengan diturunkannya tim gabungan untuk kepentingan investigasi langsung di tempat kejadian perkara (TKP), maka siapapun nanti yang terbukti melanggar aturan harus diberi sanksi sesuai hukum yang berlaku.
"Tim akan bekerja sesuai prosedur hukum yang berlaku. Bila ditemukan tindakan yang melanggar aturan, maka siapapun harus diberi sanksi sesuai hukum yang berlaku," terang jenderal bintang dua ini.
Mantan Kasdam XIV/Hasanuddin ini juga menyebut bahwa tim investigasi lah yang nantinya akan membuat kesimpulan tentang insiden tersebut. Termasuk indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh personel TNI.
"Tim yang akan membuat kesimpulan, apakah pelanggaran disiplin atau pidana. Setelah itu kita akan buat saran ke Ankum dan Papera, terkait tindak lanjut proses hukumnya," jelas pangdam.
Seperti informasi yang beredar, bahwa terjadi dugaan penyerangan anggota TNI ke pos polisi lalu lintas (Polantas). Pos polisi yang terletak di Jalan Persatuan Raya dekat Kompleks Pasar Sentral Sinjai, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara mengalami kerusakan akibat penyerangan yang dilakukan pada Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 14.05 Wita.
Penulis: Elien Marlina
