Rawan Tumbang, DPRD Makassar Minta Pemkot Lakukan Peremajaan Pohon Tua
DLH lamban dalam menangani persoalan serius ini (pohon tua). Hal itu perlu diantisipasi.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar meminta agar pohon-pohon tua segera dilakukan peremajaan. Saat cuaca ekstrem, pohon tua rawan tumbang.
Hal itu dikemukakan, Anggota Komisi C DPRD Makassar, Muchlis Misbah. Menurutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus sesegera mungkin melakukan antisipasi dini untuk menebang pohon-pohon yang sudah tua.
"DLH harus melakukan antisipasi dini, dengan menebang pohon-pohon yang sudah tua dan miring," ucap Muchlis.
Ia pun menilai tindakan DLH lamban dalam menangani persoalan serius ini (pohon tua). Hal itu perlu diantisipasi jauh hari sebelumnya.
"Mestinya pemerintah bisa mencegah munculnya kerusakan akibat cuaca ekstrem, tapi gagal atau tidak mampu dilakukan karena kurangnya inisiatif," kata legislator Hanura itu.
Muchlis juga mengusulkan agar DLH memperbanyak menanam pohon ketapang kencana sebagai pengganti pohon yang sudah tua jika dikhawatirkan penebangan bisa mengurangi ruang terbuka hijau (RTH) di Makassar.
"Ini kadang dilematis buat kami, pasalnya ketika kami menyarankan agar DLH melakukan penabangan sebelum masuk musim hujan, alasannya tidak dilakukan karena dianggap mengurangi ruang terbuka hijau (RTH). Tapi kalau membahayakan warga atau pengguna jalan harusnya memang ditebang," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Ariaty Puspasari Abady mengaku pihaknya melalui Unit Reaksi Cepat (URC) DLH telah melakukan penanganan. Menurutnya pohon tumbang ini diakibatkan oleh angin kencang.
Beberapa di antaranya memang sudah berumur, namun ada juga yang baru. Hanya saja posisi tumbuhnya yang tidak bagus, ditambah cuaca yang tidak bagus.
"URC DLH selalu standby meskipun tidak dengan cuaca ekstrem mereka tetap standby apalagi kalau ada peringatan begini," ucap Ariaty Puspasari Abady.
Sejauh ini, tambah Ariaty, pihaknya telah melakukan antisipasi sejak awal awal, jauh sebelum cuaca ekstem terjadi.
"TRC DLH melakukan survei keliling di berbagai ruas jalan, jika ditemukan pohon yang masih layak dan kuat maka dilakukan pemangkasan," tuturnya.
Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melaporkan sejumlah kerusakan akibat cuaca buruk yang menyebabkan pohon tumbang.
Ada empat titik lokasi pohon tumbang, diantaranya Jalan Bontoduri satu pohon tamatte tumbang , satu pohon asam tumbang di Jalan Monginsidi, dan satu pohon lantoro tumbang di Kompleks Crysant Panakkukang. Diketahui pohon tumbang di Kompleks Crysant menimpa dua buah kendaraan milik warga.
Penulis: Sakti Raja
