PKS Kecewa Sudirman tak Proaktif Usulkan Wagub: Ada Kesengajaan
Pemerintahan di Sulawesi Selatan menjadi tidak seimbang. Karena hanya dipimpin satu orang hingga masa jabatan berakhir.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sulsel Sri Rahmi menilai ada unsur kesengajaan agar plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman tidak memiliki wakil gubernur. Sudirman ingin jadi pemimpin tunggal.
“Kalau diperhatikan, ada kesan Pak Sudirman tidak menginginkan adanya wakil gubernur,” ungkap Sri Rahmi, Jumat (4/3/2022).
Alasanya, kata dia, idak ada upaya proaktif dari Andi Sudirman kepada partai pengusungnya yaitu PDIP, PKS, dan PAN untuk membahas hal ini. Sementara batas waktu pelantikan dirinya sebagai Gubernur Sulawesi Selatan definitif berakhir pada Sabtu, 5 Maret 2022 pekan ini.
“Kalau lewat dari tanggal itu, praktis kursi wakil gubernur kosong,” ujarnya.
Jika itu yang terjadi, maka pemerintahan di Sulawesi Selatan menjadi tidak seimbang. Karena hanya dipimpin satu orang hingga masa jabatan berakhir pada 18 bulan ke depan.
“Terjadi ketimpangan dalam roda pemerintahan. Tidak mungkin sekretaris daerah melulu yang dilibatkan. Sedangkan posisi wagub paling krusial bila gubernur berhalangan hadir,” tandasnya.
Pengamat politik Firdaus Muhammad mengatakan, per tanggal 5 Maret 2022 tepat limitasi waktu wakil gubernur yakni minimal 18 bulan. Namun, sampai saat ini belum ada informasi terkait pendamping Andi Sudirman Sulaiman.
"Sejatinya Andi Sudirman Sulaiman ketika dilantik jadi Gubernur Sulsel baiknya memiliki wakil. Sebab, akan terjadi kepincangan dalam memimpin roda pemerintahan," kata Firdaus Muhammad, kepada PEDOMANMEDIA, Jumat (4/3/2022).
Kata dia, secara konstitusi jelas jika gubernur harus memiliki wakil. Sehingga Andi Sudirmam Sulaiman sudah seharusnya meminta kepada partai pengusung (PDIP, PKS, dan PAN) untuk mengusulkan pendamping perhari ini 4 Maret 2022.
"Masih ada kesempatan untuk menghadirkan wakil perhari ini hingga pukul 00.00 wita. Kalau pun lewat besok (5 Maret 2022) itu menandakan bahwa Andi Sudirman Sulaiman tunggal memimpin Sulsel," ujar dosen UIN Alauddin itu.
Penulis: Sakti Raja
