MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Perumda Parkir Makassar belum bisa mengatasi maraknya juru parkir (jukir) liar. DPRD curiga ada orang dalam Perumda yang ikut main.
"Lihat saja kalau bulan ini kita tegur, bulan depan beroperasi lagi. Itu menandakan ketegasan Perumda Parkir memang tidak diindahkan, karena sebatas teguran saja," ujar Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar William, kepada PEDOMANMEDIA, Selasa (08/03/2022).
Ia menilai, parkir liar di Kota Makassar sudah sangat meresahkan. Efek sosialnya juga terasa luar biasa.
Problem ini kata William sudah mengakar dari dulu. Dan hingga kini Perumda belum mampu menertibkan atau menemukan jalan keluar.
"Karena problem ini berlarut-larut? Ya karena itu tadi. Perumda Parkir tidak tegas menindaki oknum parkir liar dan hanya sebatas teguran saja," ketus William.
Seharusnya, lanjut Willian, dalam menindaki oknum jukir dan parkiran-parkiran liar Perumda Parkir harusnya di-back up aparat penegak hukum (APH). Tindakan hukum represif dari APH bisa memberi efek jera.
"Memang kami punya data area yang banyak parkir liarnya dan sampai saat ini belum bisa ditangani Perumda Parkir. Itu karena ketegasan Perumda Parkir untuk menindaki mereka (parkir liar)," ucapnya.
Terkait ada oknum yang bekingi parkir liar, Willian mengakui itu sudah menjadi rahasia umum. Namun pihaknya tetap fokus pada Perumda Parkir yang mencari solusi agar parkir liar tidak menjamur lagi di Makassar.
"Jelas itu ada yang bekingi. Tapi mereka harus dicari tahu siapa oknum yang bekingi. Apakah premanisme atau oknum internal Perumda Parkir sendiri. Makanya direksi libatkan APH menindaki parkir liar itu," tegas legislator PDIP itu.
Persoalan parkir liar bukan hanya menyisakan masalah sosial. Tapi juga secara profit orientasi ini sangat merugikan.
Karena potensi retribusi parkir yang begitu besar justru hanya sedikit yang bisa diserap ke kas daerah. Lebih banyak dinikmati pada oknum oknum pengelola parkiran liar itu.
"Nah di sini harus ditemukan akar masalahnya. Apa benar ini murni oknum preman yang main. Apa iya tidak ada orang dalam perumda yang ikut jadi beking? Kita akan cari jawabannya ini," ketusnya.
William menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil Perumda Parkir untuk mempertanyakan hal ini. Menurutnya ini penting agar tidak menjadi persoalan yang berlarut-larut.
"Dalam waktu dekat ini kita akan panggil Perumda Parkir. Pertanyakan soal ini (parkir liar)," tegas William.
Penulis: Sakti Raja
BERITA TERKAIT
-
DPRD Makassar Puji Pendekatan Appi dalam Penertiban PKL: Tak Ada Gesekan
-
DPRD Makassar Usul Berkantor Sementara di Perumnas Hertasning, Diputus Besok
-
Irwan Djafar Tegaskan Tiap Warga Berhak Mendapat Lingkungan Hidup yang Aman dan Sehat
-
DPRD Makassar Soroti Kinerja Mandek PD RPH, Usulkan Transformasi Jadi Perseroda Pangan
-
Muchlis Misbah: Perda Zakat Dorong Kesejahteraan Masyarakat Makassar