BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Bulukumba, Syarifuddin Nakku mengatakan, satu narapidana teroris mendapat perlakuan khusus. Tiga orang ditugaskan untuk melakukan pembinaan.
"Ada pawangnya. Saya tunjuk tiga orang melakukan pembinaan, pembimbingan dan pendampingan," katanya usai melakukan Sidak di Lapas Klas IIA Bulukumba pada Selasa (29/9/2020) malam.
Ditanya soal adanya napi Teroris di Lapas Bulukumba, Syarifuddin menerangkan bahwa napi itu bernama Sutrisno, pindahan dari Lapas Kabupaten Maros.
"Ya ada napi teroris, Sutrisno. Ia pindahan dari Maros, dan sudah berada selama lima bulan di sini,” jelasnya
Diketahui, Petugas Lapas bersama personel Sat Narkoba dan Sat Sabhara Polres serta Kodim 1411 Bulukumba melakukan Sidak di Lapas Kelas IIA Bulukumba.
Untuk mengantisipasi barang yang dilarang masuk, para petugas menggeledah satu per satu kamar warga binaan dan narapidana Lapas Bulukumba.
Syarifuddin Nakku mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diiginkan bersama. Termasuk melakukan operasi terhadap kegiatan-kegiatan yang sifatnya tidak bisa berada di dalam Lapas.
"Kita antisipasi khususnya barang-barang yang dilarang seperti Narkoba, HP, dan penyalahgunaan uang tunai," katanya.
Ia mengaku dari penggeledahan tersebut, sama sekali tidak ditemukan benda-benda yang dilarang masuk di Lapas Bulukumba.
"Alhamdulillah dalam penggeledahan ini Hp nihil, tidak ada. Uang tunai juga tidak ada. Benda-benda yang dianggap rawan itu juga tidak ada. Mungkin semua warga binaan di sini sudah sadar," katanya.
"Semua pembinaan yang kita lakukan di sini mungkin menyentuh hatinya, sehingga warga binaan mengikuti SOP yang ada," tambah Syarifuddin Nakku.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Cekcok, Pria di Bulukumba Tembak Mati Paman Pakai Senapan Angin
-
Kalapas Makassar Sidak Blok Hunian Warga Binaan, ini Hasilnya
-
Rakor Lintas Sektoral, Kapolres Bulukumba Bicara Persiapan Pengamanan Pilkada
-
Antisipasi Chaos di Pilkada, Polres Bulukumba Simulasi Pengendalian Massa
-
Perkosa Bocah Perempuan Berulang Kali, Kakek di Bulukumba Ditangkap