Muh. Syakir : Selasa, 22 Maret 2022 21:47
Yeni Rahman

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendesak Pemerintah Kota Makaasar menggelar pemilu raya Ketua RT/RW. Penunjukan penjabat (pj) ketua RT dan RW justru dianggap telah memantik kegaduhan.

"Saya heran lantaran pelaksanan baru dipersiapkan. Padahal sudah tahu akan habis masa pergantian RT/RW. Harusnya tahun lalu sudah rampung. Dan perlu didesak agar terlaksana," kata Anggota DPRD Kota Makassar Yeni Rahman, Selasa (22/03/2022).

Politisi PKS itu mengakui sejauh ini belum ada kepastian jadwal pemilu raya. Idealnya, digelar sebelum masa jabatan mereka berakhir sehingga tidak terjadi kekosongan.

"Pemerintah kota harus belajar sama KPU. Yang sudah jauh-jauh hari sebelum persiapkan pilkada dan pileg. Jadi tidak ada PLT legislatif," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir mendukung digelarnya pemilihan ketua RT/RW. Ia beralasan, pemilihan ketua RT dan RW bisa memulihkan disharmonisasi di masyarakat.

"Pemilu raya itu wajib hukumnya," katanya.

Wahab menegaskan perlu melakukan komunikasi dengan pimpinan DPRD agar bisa meneruskan aspirasi rakyat ke pihak eksekutif atau pemerintah.

"Ada mekanismenya, kita tidak bisa serta merta bicara dengan pak wali, harus lewat pimpinan DPRD dulu," jelasnya.

Wahab juga menerima laporan, di mana Pj yang ditunjuk dinilai tidak sesuai keinginan masyarakat atau dilakukan secara tidak adil. Hal tersebut bakal menjadi pembicaraan pada pertemuan nanti.

"Yang saya dengar dalam satu rumah ada dua sampai tiga orang jadi RT/RW, ada yang masih muda, ada yang bukan warga situ, itu didata semua biar jelas," tandasnya.

Penulis: Sakti Raja