JAKARTA, PEDOMANMEDIA - PT Hyundai Motor Indonesia (HMDI) menjadi produsen pertama yang memproduksi mobil listrik di dalam negeri. Kendaraan ramah lingkungan itu adalah Hyundai Ioniq 5 yang dilahirkan di Cikarang, Jawa Barat.
Executive Chair Hyundai Motor Group, Euisun Chung mengatakan, Indonesia menjadi pusat strategi Hyundai kedepannya. Pabrik terbaru ini akan memainkan peran penting dalam industri otomotif khususnya kendaraan listrik.
“Hyundai akan terus berkontribusi dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui sinergi pabrik baterai yang sedang kami kembangkan,” ujar Chung dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut dia juga menjelaskan, bahwa dalam waktu dekat mobil pelahap seterum itu akan diproduksi massal, dan digunakan sebagai kendaraan pendukung KTT G20 Bali yang akan berlangsung pada 30 Oktober 2022. Hyundai Ioniq 5 memiliki dua pilihan bateri, dan tiga sumber penggerak. Untuk beterai berdaya 58 kWh dengan penggerak roda depan, atau belakang bisa melesat hingga kecepatan 185 kilometer per jam.
Sedangkan baterai 72,6 kWh dengan penggerak empat roda, alias all wheel drive tenaganya 225 kW atau setara 300 daya kuda, dan torsi 605 Newton meter. Untuk berlari dari diam ke 100 km per jam hanya butuh waktu 5,2 detik.
Dibangun menggunakan platform E-GMP, mobil itu dapat memanfaatkan tempat pengisian baterai dengan daya 400-800 Volt tanpa memerlukan adaptor tambahan. Artinya tinggal colok dari sumber kelistrikan.
Lantas kapan dijual? Salah satu sumber internal yang tidak ingin disebutkan namanya menyebut, Hyundai Ioniq 5 akan diluncurkan dalam waktu dekat. Nantinya ada sesi test drive untuk media yang diperkirakan di bulan puasa.
“Tunggu aja undangan test drivenya, saya juga enggak tahu tes dulu, atau peluncuran duluan,” ujarnya dikutip Viva, Rabu (23/3/2022).
Sementara menurut salah satu tenaga penjual diler Hyundai di kawasan Jakarta, hingga saat ini belum ada informasi dari pihak produsen. Namun menurut kabar yang beredar, April atau Mei peluncuran perdananya.
“Denger-denger bulan depan, atau setelah lebaran (Mei),” kata sales yang ingin identitasnya tidak diketahui saat dikonfirmasi. Sebelum meluncur, produsen mobil asal Korea Selatan itu sudah cukup lama mendaftarkan harga dasar Ioniq 5 di Samsat DKI.
Nilai Jual Kendaraan Bermotor atau NJKB mobil pelahap seterum itu mulai Rp450 juta, sampai Rp473 juta.