Jumat, 01 April 2022 11:47

Ketua Demokrat Torut: Ni'matullah tak Mungkin Maju Pilgub, Cuma Jadi 'Penonton'

Ni'matullah
Ni'matullah

Hatsen mengaku banyak hal yang tidak biaa diterima dari keputusan DPP. DPP terkesan mengabaikan musda dan suara DPC.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Ketua DPC Partai Demokrat Toraja Utara Hatsen Bangri menyuarakan kritik atas terpilihnya kembali Ni’matullah Rahim Bone, sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan. Hatsen mengaku kecewa proses demokrasi tak berjalan di Demokrat.

"Pak IAS didukung oleh 16 DPC. Sementara Ni'matullah 8 DPC. Tapi yang dipilih Ni'matullah. Sangat disayangkan sekali. Ini membuat proses demokrasi justru tidak berjalan di Partai Demokrat," terang Hatsen, Kamis (31/3/2022).

Hatsen mengatakan, DPP Partai Demokrat seharusnya lebih demokratis. Lebih mengedepankan aspirasi DPC.

Baca Juga

Dengan selisih dukungan yang sangat mencolok, harusnya pilihan dijatuhkan pada IAS. Bukan Ni'matullah. Apalagi kata Hatsen, secara politis IAS punya magnet kuat untuk mengembalikan kejayaan Demokrat di Sulsel. 

“Dengan kemenangan IAS delapan suara, yah harusnya dia yang terpilih. Tapi, kenapa DPP bisa memenangkan Ni’matullah yang hanya mendapat suara delapan. Sementara Partai Demokrat (PD) adalah partai besar yang harus memenangkan IAS dengan dukungan suara 16 ketua DPC," ujarnya.

Menurut Hatsen, 16 DPC memilih Pak IAS dengan alasan yang sangat realistis. Pertama IAS adalah sentral politik yang masih punya pengaruh besar di Sulsel. Kedua, IAS adalah figur yang siap bertarung di pilgub.

"Sementara Ni'matullah tidak mungkin maju di pilgub sebagai cagub atau cawagub. Artinya Partai Demokrat (PD) nantinya hanya bisa mengusung cagub yang dicalonkan oleh partai lain. Kita hanya jadi penonton di pilgub,” ungkap Hatsen.

Kata Hatsen, IAS juga dikenal punya komitmen kuat terhadap DPC. IAS sudah berjanji menyiapkan kantor DPD yang begitu megahnya terletak di jalan penghibur Pantai Losari.

”Pak IAS sudah berjanji untuk membayar uang saksi pada pemilihan legislatif di tahun 2024 kalau dia ( IAS ) terpilih sebagai ketua DPD PD Provinsi Sulsel. Jadi sangat luar biasa apa yang akan dilakukan Pak IAS. Seandainya terpilih sebagai ketua DPD PD Sulsel,” jelas mantan anggota DPRD Torut ini.

Hatsen mengaku banyak hal yang tidak bisa diterima dari keputusan DPP. DPP terkesan mengabaikan musda dan suara DPC.

“Kalau memang hasil musda tidak menentukan mending nda usah ada musda. Sia sia saja. Nda usah ada proses. Langsung tunjuk saja sesuai keinginan DPP. Ini yang menurut saya sulit diterima kader terutama yang 16 DPC," imbuhnya.

Editor : Muh. Syakir
#Partai Demokrat #IAS #Ni'matullah
Berikan Komentar Anda