Rabu, 06 April 2022 16:39

Beredar Video dan Pesan WhatsApp Aksi Begal Marak di Makassar, Polisi: Itu Hoax

Video lama dan pesan WA yang dinilai mengandung hoax. (Ist)
Video lama dan pesan WA yang dinilai mengandung hoax. (Ist)

Diimbau agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya oleh pihak berwajib.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Masyarakat Kota Makassar dihebohkan dengan viralnya pesan dan video mengenaskan yang menampilkan seorang pria dalam keadaan dengan anak panah tembus dan masih tertancap di lehernya.

Video itu awalnya tersebar melalui grup whatsapp yang lalu beredar luas di media sosial sejak beberapa hari lalu.

Bukan hanya Video, sebuah pesan yang berisi peringatan kepada pengendara untuk berhati-hati dengan aksi begal yang marak terjadi di Jalan Metro Tanjung Bunga (simpang tiga, Mall GTC-Pantai Akkarena),Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, beredar luas di grup WhatsApp (WA). ). ). ), Rabu (6/4/2022).

Baca Juga

Dalam pesan itu disebutkan, bahwa aksi begal telah memakan dua korban dalam kurun waktu sepekan. Aksi begal terjadi tanpa memandang waktu, malam maupun siang hari.

Disebutkan pula bahwa aksi begal dilakukan dengan cara menyerang menggunakan anak panah (busur) secara sembunyi-sembunyi, lalu para pelaku merampas sepeda motor korban.

Diawal pesannya, penulis meminta tolong agar informasi tersebut disebarluaskan ke seluruh grup-grup WA.

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Gunawan Amin  menegaskan pesan yang beredar tersebut tidak benar alias hoax,video berapa tahun lalu dan sampai sekarang belom ada korban melapor kepolsek terkait info tersebut.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat berhenti menyebarluaskan pesan tersebut, karena dapat memunculkan rasa takut masyarakat untuk melintas di wilayah itu.

“Hoax ini, jangan di share lagi, itu video berapa tahun lalu,” kata Iptu Gunawan saat dikonfirmasi PEDOMANMEDIA lewat whatsapp.

Menurutnya, hingga hari ini tak ada laporan kasus begal di simpang tiga depan GTC dan Pantai Akkarena, seperti yang disebutkan dalam pesan tersebut.

Dia mengimbau agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya oleh pihak berwajib.

demikian, masyarakat diminta tidak panik. Polsek Tamalate mengaku terus mengoptimalkan patroli mobil mengantisipasi kejahatan di jalan, khususnya di wilayah yang dimaksud.

Penulis : Hasan
Editor : Amrin
#Video dan pesan hoax #Polrestabes Makassar
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer