Kenali Ciri-cirinya, Cara Mencegah WhatsApp Agar Tidak Disadap
Indikasi peretasan WhatsApp biasanya terlihat apabila aplikasi ini tidak dapat melakukan beberapa perintah.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Simak cara mencegah WhatsApp supaya tidak disadap sehingga privasi kita terjamin. WhatsApp jadi salah satu platform bertukar pesan online yang cukup banyak para pengguna smartphone gemari. Selain menyediakan berbagai fitur, mulai dari pesan suara sampai stiker, WhatsApp juga menawarkan tampilan interface yang ramah.
Oknum yang melakukan peretasan akan memperoleh data dan biasanya menjual data tersebut ke pihak lain atau menggunakannya sendiri untuk tujuan tertentu. Tindak peretasan ini mengincar siapapun pengguna whatsApp, baik instansi pemerintah, bank, lembaga pendidikan, hingga akun pribadi. Untuk itu, para pengguna mesti hati-hati dan peka jikalau akun menunjukkan gejala-gejala peretasan.
Dilansir Selular, Selasa (19/4/2022), indikasi peretasan WhatsApp biasanya terlihat apabila aplikasi ini tidak dapat melakukan beberapa perintah. Misalnya login, panggilan suara, hingga pesan yang sudah terbaca meskipun belum anda belum membuka pesan itu. Cara ini terbilang ampuh untuk memastikan akun Anda telah di-hack.
Cobalah untuk memperhatikan aktivitas pengiriman pesan pada aplikasi WhatsApp Anda. Jika di dalamnya terdapat pemberitahuan pesan terkirim kepada seseorang tanpa sepengetahuan Anda.
Maka hal itu, menandakan pesan tersebut terkirim oleh pihak lain yang menyadap akun Anda.
Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan keamanan akun WhatsApp Anda, seperti:
1. Verifikasi dua Langkah Mengutip The Verge, ini adalah opsi untuk mengirim kode enam angka tiap pengguna masuk dengan nomor WhatsApp terdaftar ke perangkat baru.
Beda dengan OTP, cara ini mencegah seseorang masuk sembarangan ke akun Anda dan membajak lewat kode QR.
Ikuti langkah berikut:
Klik opsi titik tiga di kanan atas. Pilih Setting lalu ke Account kemudian ke Two Step Verification. Klik Enable. Masukan enam kode yang Anda pilih. Kemudian masukan email untuk memulihkan kata kunci jika pengguna lupa.
2. Fitur Pemindai Sidik Jari
Untuk mengaktifkan fitur sidik jari, ikuti langkah berikut: Klik opsi titik tiga di kanan atas. Lalu klik privasi. Klik kunci sidik jari. Aktifkan. Pengguna akan diminta merekam sidik jari mereka. WhatsApp meminta pengguna memilih berapa lama aplikasi akan terkunci otomatis, segera, setelah 1 menit, atau setelah 30 menit. Selain kedua cara di atas, Anda juga perlu memerhatikan perangkat tempat Anda mengakses WhatsApp Web. Pastikan Anda telah logout dari perangkat tersebut.
Caranya:
Klik opsi titik tiga di kanan atas lalu klik WhatsApp Web kemudian akan muncul daftar perangat yang login dengan akun Anda lalu pilih logout dari semua perangkat.
