JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Ada tiga nama yang menguat di bursa capres Partai NasDem, yakni Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Andika Perkasa. Mendekati rakernas, figur ini mengerucut pada dua nama.
Di internal NasDem, sosok Anies diprediksi menjadi figur paling dikehendaki. Namun nama Andika juga menguat untuk posisi cawapres.
Ketua DPW Partai NasDem Aceh Teuku Taufiqulhadi menyambut positif mencuatnya nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi bakal capres dari sejumlah DPW NasDem. Taufiq menyebut usulan nama Anies jadi capres paling bergema di kalangan internal NasDem.
"Kami cukup senang melihat perkembangan rencana pencapresan Pak Anies Baswedan di tubuh Partai NasDem sejauh ini. Setelah Aceh, kini Banten, DKI, Jawa Barat, dan waktu dekat Kalimantan akan sepakat membawa nama Anies ke rakernas NasDem, Juni mendatang, di Jakarta," kata Teuku Taufiqulhadi kepada wartawan, Kamis (5/5).
Hanya saja Ganjar juga diprediksi punya kans kuat. Jika diduetkan dengan Andika, Ganjar mendapat sokongan kuat dari kader. Nah Surya Paloh condong ke mana? Anies-Andika atau Ganjar-Andika?
Saat rapat kerja nasional pada pertengahan Juni nanti, tiga nama yang sudah disaring DPP dari usulan DPW NasDem akan diserahkan kepada Ketum Surya Paloh. Sedangkan pada September nanti, dari tiga nama itu dikerucutkan jadi satu nama.
"Rakernas itu akan memutuskan tiga nama untuk diserahkan kepada Ketua Umum Bapak Surya Paloh. September kemudian, tiga nama itu akan dikerucutkan menjadi satu nama. Atau mungkin dua di antara tiga itu akan disandingkan dalam satu paket capres NasDem," ujar Taufiq.
Intinya, segala keputusan nama capres NasDem berada di tangan Surya Paloh. Namun Taufiq menyebut usulan nama Anies dari daerah paling bergema.
"Semua kami serahkan kepada Ketum NasDem Bapak Surya Paloh nanti. Namun sejauh ini dapat saya sampaikan, nama yang bergaung sangat luas di NasDem adalah Anies Baswedan," imbuhnya.
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya memprediksi tiga nama yang akan diusulkan NasDem menjadi capres adalah Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
"Saya pikir nama yang menurut saya hampir pasti akan masuk adalah Ganjar dengan Anies. Tapi yang menarik menurut saya munculnya nama Andika Perkasa," ujar Yunarto dikutip detikcom, Rabu (4/5).
Yunarto menjelaskan, untuk Anies dan Ganjar, mereka memiliki elektabilitas yang tinggi di setiap survei. Sementara itu, Andika Perkasa ditebak Yunarto akan disiapkan untuk menjadi calon wakil presiden.
"Elektabilitasnya tinggi. Tapi di sisi lain juga bukan penentu kebijakan di partainya, seperti Mas Ganjar, atau Anies tidak berpartai," tuturnya.
"Nah, yang menarik adalah calon ketiga memang. Menurut saya, di luar dua nama ini, calon ketiga mungkin adalah sosok yang dianggap punya peluang untuk menjadi cawapres," sambung Yunarto.
Yunarto mengatakan Andika Perkasa memiliki keunikan dibandingkan pilihan-pilihan lain untuk menjadi cawapres.
"Dia memiliki uniqueness atau diferensiasi atau perbedaan yang unik dibanding nama-nama lain yang saya sebut tadi. Dia berasal dari kalangan militer. Dan kita tahu militer ini di masyarakat kita itu punya romantisme sejarah yang cukup kuat, terutama pada masa Orde Baru," jelasnya.
Meski demikian, kata Yunarto, bukan tidak mungkin nama Andika juga akan diusulkan sebagai capres. Dengan catatan, Anies dan Ganjar telanjur dipinang partai lain yang tak berkoalisi dengan NasDem.
"Saya melihat peluangnya lebih ke arah sana (Andika cawapres). Tetapi bisa juga akan jadi calon alternatif apabila misalnya dua nama seperti Anies dan Ganjar malah bergabung dengan poros lain. Bukan tidak mungkin dia akan jadi calon alternatif (jadi capres)," imbuh Yunarto.
Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Banten-DKI Jakarta NasDem A Effendy Choirie menyebut mayoritas aspirasi kader NasDem di Banten dan DKI menghendaki Anies Baswedan jadi capres. Sebagian kader NasDem lainnya mengusulkan Andika Perkasa hingga Ganjar Pranowo.
"Nah, terkait Banten dan DKI, memang nanti masih ada perlu rapat, semacam rapat kerja wilayah DKI maupun Banten. Tapi, berdasarkan aspirasi dari bawah, dari DPD, dari DPW, dan dari DPD-DPD itu mencerminkan DPC, DPC juga mencerminkan aspirasi ranting, ranting juga mencerminkan masyarakat mayoritas di Banten dan DKI. Sekaligus juga atas dasar survei lembaga-lembaga, maka mayoritas di sana itu menghendaki Anies Baswedan," kata A Effendy Choirie atau Gus Choi kepada wartawan, Rabu (4/5).
BERITA TERKAIT
-
Situs Tiket Kampanye AMIN di JIS Diakses 3,5 Juta Kali, Anies: Tanda Ingin Perubahan
-
Relawan Sulsel AMIN Deklarasi Gerakan Rakyat Kawal TPS
-
Prabowo Tak Ambil Pusing Diberi Nilai 11 Ketika Debat Capres: Emang Gue Pikirin
-
Tim Hukum Anies Baswedan Sulsel Laporkan Sekda Takalar ke Bawaslu
-
Polisi Dalami Pihak Lain di Belakang Pria yang Ancam Tembak Anies