Hari Pertama Kerja, Satgas Drainase DPU Makassar Keruk Sedimen di 38 Titik
Di mana dilakukan pengerukan di 32 titik lokasi guna untuk meminimalisir genangan yang terjadi dan agar air pembuangan drainase dapat berjalan lancar.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pasca-libur Raya Idul Fitri 1443 H, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Makassar langsung menurunkan Tim Satuan Petugas (Satgas) Drainase melakukan pengerukan selokan. Satgas diterjunkan di 38 titik.
"Di hari pertama kerja, kami dari DPU Makassar langsung mengerahkan Satgas Drainase PU sebanyak 465 orang yang terbagi ke dalam 42 kelompok," kata PPID DPU Makassar Hamka Darwis, Senin (09/05/2022).
Lebih lanjut, Hamka mengatakan, Tim Satgas Drainase DPU Makassar kali ini tersebar di 38 titik lokasi meliputi Jalan Tala’salapang, Sungai Saddang, Urip Sumohardjo, Veteran Utara, Prof. Basalama, Abdullah Dg. Sirua 3, Kompleks IDI, Racing Center 4, Angkasa 4, Ir. Juanda, Maccini Gusung, Maccini Sawah, dan Maccini Kidul.
Kemudian, kata dia, pihaknya juga melakukan pembersihan di daerah Minasa Upa Blok AB, M-2, M-9, B-6, Kompleks BTN Antara, Jalan Dg. Ramang, BTP Blok. H, Pajjaiyyang Raya, Parumpa, Kompleks Kejaksaan Tala’salapang, Dg. Tata Raya, Mannuruki 2 lr. 1, Muh. Tahir, A. Mallombassang, Jl. Lembu, Jl. Timah, Angsana, dsk termasuk Kanal Jongaya dan Kanal Pannampu.
"Pengerukan sedimen pada drainase sudah menjadi agenda rutin sepanjang tahun Tim Satgas Drainase PU, termasuk di hari pertama aktif masuk kerja pasca libur hari raya idul Fitri 1443 H," jelas Hamka.
Proses pengerukan drainase di hari pertama masuk kerja ini, kata Hamka, berjalan normal. Di mana dilakukan pengerukan di 32 titik lokasi guna untuk meminimalisir genangan yang terjadi dan agar air pembuangan drainase dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Terpisah, Kadis PU Makassar Zuhaelsi Zubir mengatakan, Tim Satgas Drainase PU senantiasa melaksanakan tugasnya dengan penuh komitmen termasuk di hari pertama masuk kerja karena memang target pengerukan dilakukan setiap hari dalam setahun.
“Sudah menjadi tugas dan kewajiban dinas pu dalam melakukan pengerukan sedimen dan ini merupakan bukti kesungguhan dinas PU dalam menangani persoalan genangan ataupun banjir," tutupnya.
