Muh. Syakir : Kamis, 19 Mei 2022 16:24
Andi Siswanta Attas

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemkot Makassar mengusulkan tambahan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Usulan ini didominasi guru dengan 382 jatah.

"Kami sudah usulkan. Kota Makassar 500 orang untuk formasi PPPK," ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Makassar Andi Siswanta Attas, Kamis (19/5/2022).

Siswanta menjelaskan, usulan formasi ini telah disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Di mana, pihaknya telah berkonsultasi dengan Komisi X DPR RI terkait usulan formasi PPPK khususnya tenaga guru.

"Itu sudah kami pertanyakan dengan pak wali pada Komisi X, bahwa 500 orang itu kami usulkan ke pemerintah pusat untuk diangkat menjadi PPPK," ujarnya.

Usulan formasi didominasi oleh formasi guru dengan 382 formasi, tenaga kesehatan 63 formasi, dan tenaga teknis 55 formasi.

"Didominasi guru karena kita masih membutuhkan tenaga guru. Kita masih kekurangan," terangnya.

Menurutnya, formasi yang diusulkan untuk tahun ini berbeda dengan tahun lalu, sebab formasi yang diusulkan tidak hanya pada 1 kelompok jabatan. Tahun ini, usulan tenaga teknis dan tenaga kesehatan diusulkan lebih banyak.

"Tapi tahun ini sudah mulai berimbang, 500 ini setenganya untuk formasi guru," tukasnya.

Sebelumnya, sebanyak 864 orang PPPK Pemkot Makassar telah menerima SK pengangkatan. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengingatkan agar para pegawai baru formasi 2021 ini patuh kepada pimpinan.

"Saya ingatkan jangan terlibat politik apapun. Anda sebagai abdi negara, siapapun pemimpin mu, anda harus loyal. Setelah saya, harus loyal sama yang berikut supaya itu jadi positioning bargaining," pesannya.