JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengidentifikasi kasus cacar monyet yang berasal dari Afrika Barat. Pemeriksaan laboratorium mendeteksi cacar monyet dari klaster Afrika Barat memiliki gejala lebih ringan.
"Sampai saat ini, semua kasus yang sampelnya dikonfirmasi oleh tes PCR telah teridentifikasi dari clade Afrika Barat," tulis WHO seperti dikutip dari laman resminya pada Senin (23/5/2022).
"Pengurutan genom dari sampel swab di Portugal menunjukkan kecocokan antara virus cacar monyet yang sekarang menyebabkan wabah dengan virus dari Nigeria yang kasusnya diekspor ke Inggris, Israel, dan Singapura pada tahun 2018 serta 2019," lanjut WHO.
Virus cacar monyet diketahui ada dua jenis yaitu yang berasal dari kelompok Afrika Barat dan Congo Basin (Afrika Tengah). Perbedaan di antara keduanya adalah virus dari Afrika Barat cenderung menyebabkan gejala lebih ringan.
"Infeksi pada manusia dengan clade Afrika Barat tampaknya menyebabkan gejala lebih ringan dibandingkan clade Congo Basin. Tingkat kematiannya sekitar 3,6 persen dibandingkan clade Congo Basin yang mencapai 10,6 persen," ungkap WHO.
TAG
BERITA TERKAIT
-
AS Resmi Keluar dari WHO, Presiden Trump: Mereka tidak Adil
-
Gelombang Panas Selimuti Bumi, WHO Ingatkan Risiko Kematian Tinggi
-
Seorang Wanita Brasil Tewas Tertular Flu Babi, WHO Ragu
-
Peringatan WHO: Virus Marburg Bergejala Seperti Covid, tapi Lebih Mematikan
-
Virus Marburg Meluas di Afrika, WHO Khawatir jadi Pandemi Baru