WAJO, PEDOMANMEDIA - Lomba Inovasi Daerah 2022 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), kini memasuki tahap presentasi dan wawancara dari para peserta. Ada 23 inovasi dari 23 inovator bersaing, karena ada yang memasukkan lebih dari 1 inovasi.
Sebelumnya, sejak lomba ini pada 14 Maret 2022 lalu, para inovator melewati beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi dan dimulainya inovasi, seleksi administrasi dan evaluasi proposal inovasi, hingga tahap presentasi dan wawancara hari ini sejak Selasa (24/5/2022) hingga Kamis (26/06/2022) besok.
Kepala Bappelitbangda Wajo, Andi Pallawarukka, mengenai lomba ini mengatakan bahwa Pemkab Wajo di bawah nakhoda Bupati dan Wakil Bupati, Amran Mahmud-Amran, berkomitmen untuk mendorong dan memotivasi kepada masyarakat untuk terus berinovasi.
Menurutnya, untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah dan daya saing daerah, perlu didorong munculnya inovasi-inovasi melalui peningkatan pelayanan publik, pengelolaan tata kelola pemerintahan, dan pemberdayaan masyarakat. Mewujudkan hal itu, salah satunya melalui pelaksanaan Lomba Inovasi Daerah 2022 ini.
"Lomba ini juga bertujuan memotivasi perangkat daerah maupun masyarakat untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi sesuai karakteristik masalah serta kebutuhan masyarakat di daerah," ucap Pallawarukka, Rabu (25/05/2022).
Alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang kini menjadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berharap, melalui lomba ini tumbuh inovator-inovator baru yang nantinya akan berdampak positif pada masyarakat.
Ada tiga kategori yang diperlombakan, yaitu tata kelola pemerintahan, meliputi tata laksana internal dalam fungsi manajemen; pelayanan publik, meliputi penyediaan layanan barang/jasa publik yang bersifat langsung kepada masyarakat; serta inovasi daerah lainnya, meliputi inovasi selain tata kelola pemerintahan dan inovasi pelayanan publik. Adapun jenisnya bisa digital dan nondigital.
Hadiah yang diberikan total Rp27 juta dengan rincian Rp4 juta untuk juara satu, Rp3 juta untuk peringkat kedua, dan Rp2 juta untuk peringkat ketiga dari masing-masing, ditambah dengan sertifikat.
BERITA TERKAIT
-
Wujudkan Program Mapaccing, DLH Wajo Tambah 10 Armada Sampah
-
Bupati Andi Rosman Siap Kolaborasi Pemprov Sulsel Perkuat Kebijakan Sektor Pertanian
-
DLH Perkenalkan 'Wajo Green Pest', Cairan Antirayap Dibuat dari Limbah
-
Hadiri HUT ke-67 Maros, Andi Rosman Kenang 30 Tahun jadi ASN
-
Andi Rosman: Bantuan Alsintan Dorong Pertanian di Wajo Lebih Produktif