Muh. Syakir : Minggu, 05 Juni 2022 09:05
Bupati Lutra Indah Putri Indriani menjenguk personel kepolisian yang jadi korban aksi unjuk rasa di Baebunta.

LUTRA, PEDOMANMEDIA - Kisruh terkait lahan yang berada di Kelurahan Salassa, Kecamatan Baebunta terus bergulir, terakhir masyarakat melakukan blokade jalan yang mengakibatkan kemacetan sehingga aparat keamanan harus membubarkan aksi tersebut.

Menyikapi persoalan tersebut, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani terjun langsung melakukan komunikasi dengan para tokoh masyarakat, Jumat (03/06/2022). Indah menyampaikan bahwa untuk sengketa tersebut saat ini masih dalam proses hukum.

"Intinya proses hukumnya sudah berjalan, mari serahkan kepada prosesnya kepada APH," ujar Indah yang nampak sedang berdiskusi dengan masyarakat.

Indah juga mengingatkan agar menghindari main hakim sendiri. Menurutnya, aksi menutup akses jalan nasional akan berpotensi melahirkan masalah hukum baru yang akan merugikan banyak pihak.

"Sangat dipahami upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk memperjuangkan hak, namun perlu tetap menghormati hak orang lain, khususnya pengguna akses jalan nasional," pintanya.

Indah juga meminta semua pihak bijak berkomentar di media sosial. Ia berharap tak ada provokasi yang bisa memperkeruh suasana.

"Semua berkewajiban menghadirkan situasi wilayah yang kondusif, tidak melakukan hal-hal yang dapat memprovokasi massa sehingga berpotensi merugikan lebih banyak orang serta menyebabkan adanya korban," cetusnya.

Usai melakukan komunikasi bersama masyarakat Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengunjungi personel kepolisian dari Polres Luwu Utara dan Batalyon D Pelopor yang terluka dan saat ini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Andi Djemma Masamba.

Diberitakan sebelumnya warga berunjuk rasa memblokade Jalan Poros Trans Sulawesi hingga mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total. Selain itu, warga juga melakukan aksi bakar ban.

Delapan personel dari Polres Luwu Utara dan Batalyon D Pelopor terluka saat mengamankan aksi di Kelurahan Salassa Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara.