BANTAENG, PEDOMANMEDIA - Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menyebut kegiatan kick off Desa Antikorupsi memberikan motivasi untuk desa-desa lain yang ada di Kabupaten Bantaeng. Dimana, dirinya berharap desa-desa di Bantaeng bisa juga dinobatkan untuk menjadi desa Antikorupsi.
"Ini menjadi motivasi bagi kami di Bantaeng," kata Ilham Azikin usai menghadiri kick off Desa Antikorupsi, di Kabupaten Gowa, Selasa (07/06/2022).
Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengatakan, hal ini salah satu upaya pencegahan korupsi di tingkat pedesaan di Indonesia.
"Kita sangat memahami bahwa begitu penting peran desa. Kalau 74 ribu lebih desa bebas dari korupsi, maka tentulah gambaran kabupaten/kota bebas dari korupsi," kata Firli.
Ia menyebutkan, sejak 2015, pemerintah pusat mengucurkan dana desa sebanyak Rp468,5 triliun. Ia menyatakan penggunaan dana desa itu harus dipastikan sesuai tujuan.
"Anggaran Rp 468,5 triliun itu kita harus pastikan, kalau setiap kepala desa paham bagaimana menyusun rencana kerja dari desa dan paham penyusunan pertanggungjawaban secara benar baik formil maupun materil, sehingga jauh dari perbuatan korupsi itu," tuturnya.
Diketahui, Desa Antikorupsi ini diberikan kepada Desa Pakatto yang berhasil mentransparansikan penggunaan anggaran dana desanya.
Sejumlah pejabat negara hadir dalam kegiatan itu diantaranya Ketua KPK RI, Firli Bahuri, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa dan Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar.
BERITA TERKAIT
-
Dukung Program KPK, Amran Mahmud Harap Desa di Wajo Jadi Pelopor Antikorupsi
-
Forum Perempuan Kawal Desa Bantaeng Jadi Percontohan di KTI
-
Bantaeng Terbaik Satu Penghargaan Pembangunan Daerah 2022 Tingkat Nasional
-
Ilham Azikin Apresiasi Masyarakat Bonto Tiro Memakmurkan Masjid
-
Bupati Bantaeng Ajak Warga Jadikan Pendidikan Anak Warisan Masa Depan