JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Anies Baswedan disodorkan sebagai calon presiden dalam rakernas Partai NasDem. Bagi Anies, langkah partai besutan Surya Paloh ini menunjukkan dinamisnya demokratisasi.
"Saya respect pada NasDem. Pak Surya Paloh membuat terobosan dengan memberi ruang kepada kader kader daerah untuk menyuarakan aspirasi. Inikan suara kader dari daerah," jelas Anies.
Anies menjadi satu dari tiga nama yang disodorkan di rakernas Partai NasDem. Dua figur lainnya yakni Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Andika Perkasa.
Anies mengatakan, sebuah kehormatan bisa masuk dalam bursa capres NasDem. Menurutnya, NasDem adalah partai besar. Ia pun memuji Surya Paloh yang telah membuka ruang bagi kader untuk menyuarakan pilihan.
"Ini terobosan demokrasi. Dan itu lahir di NasDem. Pak Surya Paloh telah membawa NasDem memberi warna dalam kehidupan demokrasi Tanah Air," ucapnya.
"Terima kasih kepada kader NasDem. Ini sebuah kehormatan bagi saya," katanya lagi. .
Hanya saja sambung Anies, ia masih punya setumpuk 'PR' berat yang harus ia tuntaskan di DKI. Tugas sebagai gubernur menjadi prioritasnya saat ini.
"Saya masih harus menyelesaikan tugas di Jakarta. Saya masih memegang amanah rakyat. Jadi harus jadi prioritas sampai selesai masa jabatan kami Oktober nanti," terang Anies.
Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berakhir Oktober 2022. Sementara pilpres akan dilangsungkan 2024.
BERITA TERKAIT
-
Wacana Gerindra-NasDem Gabung Menguat, Saan: Belum Dibahas Internal
-
NasDem Jawab Rusdi Masse Pindah ke PSI: Tak Ada Pengunduran Diri
-
Usai Dinonaktifkan, NasDem Minta Gaji dan Tunjangan Sahroni-Nafa Urbach Dihentikan
-
NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR
-
Copot Sahroni, NasDem Tunjuk Rusdi Masse Wakil Ketua Komisi III DPR