Selasa, 21 Juni 2022 18:36

Pemkot Makassar Optimistis Capai Target Penanganan Stunting

Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi saat mengikuti rekonsiliasi stunting lingkup Pemprov Sulsel, di Hotel Swissbell Makassar, Selasa (21/6/2022).
Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi saat mengikuti rekonsiliasi stunting lingkup Pemprov Sulsel, di Hotel Swissbell Makassar, Selasa (21/6/2022).

Pihaknya saat ini sedang bekerja secara maksimal untuk mengumpulkan data yang ada di kota Makassar.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulsel merilis jika Kota Makassar masuk dalam kota dengan kategori kasus stunting terendah di Sulsel.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi menegaskan akan menangani secara serius kasus stunting. Dimana, pihaknya saat ini sedang bekerja secara maksimal untuk mengumpulkan data yang ada di kota Makassar.

“Alhamdulillah tim lapangan kami bekerja maksimal dan senantiasa menggunakan data akurat di lapangan sehingga memudahkan dalam pendampingan penderita kasus stunting. Selain itu tiap pekan kami mengadakan coffee morning untuk melihat perkembangan kasus dan memberikan makanan pendamping tambahan untuk mereka yang dikategorikan stunting," jelas Fatmawati dalam rekonsiliasi stunting lingkup Pemprov Sulsel, di Hotel Swissbell Makassar, Selasa (21/6/2022).

Baca Juga

Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel mengemukakan jika angka stunting di Sulsel saat ini berada pada angka 27,4% yang sebelumnya di angka 30,59%.

“Berkat kerjasama dan usaha di masing-masing daerah, kini Sulawesi Selatan mengalami angka penurunan kasus stunting sebesar 3,19 % sehingga menunjukkan kasus saat ini berada di angka 27,4% yang sebelumnya 30,59%. Tahun 2024 nanti kita tetap berupaya dapat mengejar target di angka 14%,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani berharap adanya sinergitas yang baik antar petugas lapangan dan juga dinas terkait agar penanganan stunting bisa lebih di optimalkan lagi.

“Coba lebih di maksimalkan edukasi ke masyarakat. Pendataan itu perlu dan di lakukan secara berjenjang juga bertahap. Hal ini dapat menjadi acuan dinas bergerak dan segera mengambil langkah yang tepat. Jadi memang sinergitas antar semua bagian sangat di butuhkan,” tegas Sekprov.

 

Editor : Sakti Raja
#Pemkot Makassar #Kasus Stunting
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer