Bupati Lutra: Komitmen Perlindungan dan Hak Anak Telah Sampai ke Desa
Konsistensi pemerintah desa dalam menuangkan program pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui penganggaran dana desa yang di susun secara terencana.
LUTRA, PEDOMANMEDIA - Bupati Luwu Utara Indah Purti Indriani mengatakan, pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen untuk memberi ruang bagi anak dalam mendapatkan hak dan perlindungan. Komitmen itu diwujudkan dengan lahirnya Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.
"Ini menunjukan komitmen bersama termasuk melibatkan oraganisasi nonpemerintah, masyarakat , dunia usaha dan media dengan bidang tugas masing-masing. Semua dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak sampai di tingkat desa/kelurahan," ujar Indah saat verifikasi lapangan hibryd (VLH) evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2022 Kabupaten Luwu Utara, Rabu 22 Juni 20220.
Indah memberi apresiasi yang setinggi tingginya kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atas penyelenggaraan evaluasi kabupaten layak anak yang telah dilaksanakan mulai tahapan verifikasi administrasi melalui aplikasi link online sampai dengan tahapan evaluasi verifikasi lapangan. Meskipun kata hari ini evaluasi dilaksanakan secara virtual.
Menurutnya, strategi implementasi pemenuhan hak dan perlindungan anak telah melembaga di 173 desa/kelurahan. Hal ini dibuktikan dalam proses pelaksanaan musrenbang desa/kelurahan, kecamatan sampai di tingkat kabupaten isu perempuan dan anak menjadi prioritas dan mendesak.
"Konsistensi pemerintah desa dalam menuangkan program pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui penganggaran dana desa yang di susun secara terencana melalui dokumen RPJM-desa, RKP-desa dan APB- Desa," jelasnya.
Indah mengatakan, pencapaian Kabupaten Layak Anak Kabupaten Luwu Utara mulai memperoleh penghargaan Kategori Pratama pada tahun 2017- 2018. Pada tahun 2019-2020 meningkat menjadi madya.
Namun dengan melihat target capaian pada pelaksanaan evaluasi mandiri yang diinput ke dalam Aplikasi KLA nilai KLA maupun hasil monitoring di lapangan yang telah dilaksanakan, maka terjadi peningkatan pemenuhan hak khusunya keterlibatan seluruh Stakeholder.
"Selain di evaluasi, tentu kami mengharapkan bimbingan, masukan dan arahan dari tim verifikator untuk dapat memberikan masukan dan saran dalam upaya peningkatan pemenuhan hak dan perlindungan anak menuju Kabupaten Luwu Utara yang Layak Anak," paparnya.
Indah menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia atas bimbingan dan arahannya sehingga Lutra bisa mengikuti sampai tahap verifikasi lapangan. Namun beberapa capaian yang tidak sempat dilaporkan dalam pengisian Link KLA, telah disiapkan khususnya adanya perlindungan khusus kepada keluarga korban banjir tahun 2020 dengan penyediaan hunian tetap dan penyediaan sarana lainnya untuk kepentingan terbaik untuk anak.
"Penghargaan apapun atau tikat apapun adalah target minimal yang ingin dicapai oleh pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Akan tetapi target maksimalnya adalah kepastian bahwa pemenuhan hak anak betul-betul telah dapat kita penuhi oleh karena itu mari bergerak bersama bergandeng tangan untuk memastikan bahwa Kabupaten Luwu Utara bukan hanya kabupaten yang secara administratif dapat memenuhi semua kriteria kriteria yang telah ditetapkan oleh kementerian tetapi menjadi kabupaten yang betul betul siap secara infrastruktur baik fisik maupun sosialnya. Didukung oleh regulasi dan penganggaran yang memadai dalam rangka memastikan kabupaten Luwu utara betul-betul telah menjadi kabupaten yang layak dan ramah anak," imbuhnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
