TATOR, PEDOMANMEDIA - Seorang staf honorer di Dinas Kebersihan Tator bernama Barto mengaku mendapat intimidasi untuk memilih paslon petahana Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara (Nivi) di Pilkada Tator. Ia mengaku diancam SK honorernya tak diperpanjang jika tak memilih Nivi.
Kepada PEDOMANMEDIA, Rabu (25/11/2020), Barto menuturkan bahwa yang mengancamnya adalah seorang staf bernama Onna. Warga Kelurahan Pantan Kecamatan Makale ini mengatakan ia dihubungi oleh Ibu Onna dan diminta untuk membantu Nivi di daerahnya.
"Awalnya Ibu Onna hubungi saya dan bertanya bagaimana denganmu apakah kau siap membantu Nivi? Apakah kau siap membantu mengumpulkan 5 suara? Karena ini demi masa depanmu juga," tutur Barto menirukan Ibu Onna.
Namun Barto tak maresponsnya. Ibu Onna kembali mempertanyakan sikapnya.
"Dia bilang lagi sama saya ini demi masa depan kita ke depan, seperti di Pango-pango mereka sudah bersedia siapkan 5 suara 1 orang. Dan itu disetujui kepala lingkungannya di atas," ujar Onna ditirukan Barto.
Tapi Barto berkeras dengan sikapnya. Ia tetap menolak ikut politik praktis.
"Saya melawan. Saya bilang ini sudah menyimpang bu. Tapi dia kembali mengancam saya. Dia bilang jangan sampai SK kamu tidak akan terbit ke depannya," katanya.
Diancam SK-nya tak diperpanjang lagi, Barto tetap tak bergeming.
"Saya bilang apapun yang terjadi saya sudah siap tanggung risikonya karena saya tidak mau ikut begitu. Saya akan memilih sesuai hati nurani saya. Saya komitmen memilih pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Theofilus Allorerung-dr Zadrak Tombeg no urut 1," ucapnya.
Sementara itu Onna yang dihubungi berkali-kali melalui sambungan seluler miliknya tak merespons.
BERITA TERKAIT
-
KPU: Zadrak-Erianto Pemenang Pilkada Tana Toraja 2024
-
PILKADA TATOR: Ratusan Pegawai dan Warga Binaan Mencoblos di TPS Khusus Rutan Makale
-
Dapat Nomor Urut 2, VISI: Simbol Kemenangan
-
Pengundian Nomor Urut Pilkada Tator, Paslon Zatria Dapat 1 VISI 2
-
VISI Janjikan Guru Sekolah Minggu dan Mengaji Dapat Insentif Jika Terpilih