Jumat, 27 November 2020 08:56

Jokowi Ingin Dipangkas, Hari ini Skema Libur Akhir Tahun Diputuskan

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

Skema libur akhir tahun akan merujuk pada pertimbangan soal pandemi. Libur diharapkan tidak justru mencetak angka kasus Corona menjadi lebih tinggi.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Jumat hari ini pemerintah akan memutuskan skema libur akhir tahun. Berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo libur akhir tahun kemungkinan akan dipangkas menjadi lebih pendek.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Tjahjo Kumolo, Kamis (26/11/2020) mengatakan, skema akan merujuk pada pertimbangan soal pandemi. Libur diharapkan tidak justru mencetak angka kasus Corona menjadi lebih tinggi.

"Kita akan kaji bersama seperti apa yang paling ideal. Agar jangan ada klaster liburan," jelas Tjahjo.

Baca Juga

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, libur dengan skema yang merujuk pada situasi pandemi akan mengkaji efektivitasnya. Namun belum diketahui kata dia, berapa banyak cuti yang akan dipotong di akhir tahun. Pada kebijakan sebelumnya, cuti bersama, libur natal dan tahun baru, berjumlah 11 hari.

"Ini kita belum tahu." Akan dikaji," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta kementerian mempertimbangkan skema libur akhir tahun agar bisa lebih diciutkan. Menurutnya libur berpotensi menjadi klaster baru. Apalagi jika tidak ada pembatasan yang bisa mengontrol di objek yang berpotensi jadi kerumunan.

Secara khusus kata Kepala Negara akan dibicarakan agar efektif benar menekan angka pandemi. Presiden Jokowi juga memberikan arahan bahwa yang berkaitan dengan masalah libur cuti bersama akhir tahun, termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idul Fitri, diputuskan bersama. Dengan mempertimbangkan situasi pandemi.

Editor : Muh. Syakir
#Libur Akhir Tahun #Tahun Baru #Natal #Corona
Berikan Komentar Anda