Senin, 01 Agustus 2022 19:15

Toraja Utara Berpeluang Jadi Pemasok Komoditas Pangan di Luar Sulsel

Sosialisasi dan promosi pangan lokal, Senin (1/8/2022) di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Toraja Utara.
Sosialisasi dan promosi pangan lokal, Senin (1/8/2022) di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Toraja Utara.

Perlu dilakukan promosi pangan lokal dengan memanfaatkan media sosial agar lebih mudah menjangkau masyarakat.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Kabupaten Toraja Utara merupakan salah satu daerah penghasil pangan alternatif yang potensial di Indonesia. Letak geografis dan kondisi topografi daerah ini memungkinkan pengembangan berbagai komoditas.

"Kabupaten Toraja Utara sangat sesuai untuk membudidayakan berbagai tanaman pangan lokal seperti jagung, singkong, ubi jalar, dan talas. Ini potensi yang menjanjikan," ujar Andarias Tandung Sale, saat menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan promosi pangan lokal, Senin (1/8/2022) di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Toraja Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang diberi tema Gerakan Cinta Pangan Lokal. Menurut Andarias, kegiatan ini dimaksudkan untuk menarik minat masyarakat menghidupkan kembali pangan lokal Toraja Utara.

Baca Juga

"Sebab pangan sebenarnya sangat berpotensi menjadi sumber penghasilan yang cukup menjanjikan bagi masyarakat Toraja Utara. Masyarakat harus digugah agar mau terlibat dalam budidaya pangan," tutur Andarias.

Acara ini dibuka langsung oleh Sekda Toraja Utara Salvius Pasang. Dalam sambutannya Salvius, mengapresiasi gerakan ini.

Ia berharap Gerakan Cinta Pangan dapat terus dikampanyekan di masyarakat. Salvius juga mendorong dilakukan dalam jangka panjang agar tanaman pangan lokal Toraja Utara dapat dilestarikan.

"Perlu dilakukan promosi pangan lokal dengan memanfaatkan media sosial sebab lebih mudah dan cepat dijangkau masyarakat. Kita memiliki peluang untuk menjadi pamasok utama di Sulsel," kata Salvius.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Torut Paulus Batti' menambahkan, Kabupaten Toraja Utara memiliki lahan yang potensial yang luas namun masih kurang dimanfaatkan. Lewat gerakan ini kata dia, diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk membudidayakan tanaman pangan lokal.

"Agar tanaman lokal Toraja Utara dapat menjangkau pasar yang luas sebagaimana kopi Toraja. Tak hanya Sulsel tapi juga di luar Sulsel," pintanya.

Penulis: Mahardika

Editor : Muh. Syakir
#Dinas Ketahanan Pangan Torut #Pangan Torut
Berikan Komentar Anda