TATOR, PEDOMANMEDIA - Deklarasi dukungan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Toraja Barat digelar Jumat kemarin (9/9/2022) di halaman kantor Kecamatan Saluputti. Deklarasi ini dipandang sebagai fase penting menuju wilayah pemekaran baru, Toraja Barat.
Sebelum deklarasi, dilakukan rapat akbar dan penandatanganan pernyataan dukungan. Ini adalah tahapan lanjutan. Panitia DOB awal Agustus lalu telah terbentuk. Dokumen kepanitiaan juga telah diterima Kemendagri.
"Rapat yang kami lakukan selama ini hanya rapat persiapan, rapat akbar inilah agenda pertama yang dilakukan panitia," kata Ketua Harian DOB Toraja Barat, Welem Sambolangi'.
Welem bercerita perjalanan panjang pemekaran Toraja Barat. Menurutnya, DOB Toraja Barat telah diperjuangkan sejak 19 tahun lalu.
"Kita berjuang tanpa kenal lelah. Kita memulainya sejak 19 tahun lalu. Demi apa? Demi satu tujuan. Mewujudkan kesejahteraan rakyat," kata Welem.
Ia menuturkan, perjuangan menuju Toraja Barat masih panjang. Panitia bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa untuk memekarkan Toraja Barat tanpa dukungan rakyat.
"Karena itu, kami butuh bantuan semua pihak. Perjuangan ini tak mungkin hanya bisa dilakukan panitia. Semua pihak harus terlibat," ujarnya.
Dirinya optimistis rencana DOB Toraja Barat akan terwujud dengan antusiasme dari semua pihak. Kata Welem, misi ini adalah misi mulia. Demi memutus keterbelakangan. Dan demi mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Toraja.
Deklarasi dihadiri sejumlah tokoh dan ribuan warga dari berbagai daerah. Deklarasi juga didukung 11 kecamatan.
Di antara tokoh yang hadir, yakni Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Dan Pongtasik, Anggota DPRD Sulsel John Rende Mangontan dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makale, Erianto Laso' Paundanan.
Kemudian hadir pula tokoh masyarakat Toraja Barat John Diplomasi, serta sejumlah Forkopimda Tana Toraja.
Dan Pongtasik salam sambutannya menceritakan pengalaman menjadi panitia DOB. Kata dia, sudah empat kali terlibat dalam kepanitiaan DOB dan sudah tiga DOB yang berhasil mekar.
"Berdasarkan analisa pengalaman saya sebagai panitia DOB, saya yakin kerinduan kita mewujudkan Toraja Barat akan terealisasi secepatnya," ujarnya.
Namun ia menuturkan, harapan itu hanya bisa dicapai dengan menyatukan keinginan warga Toraja Barat.
"Kinerja panitia sudah maksimal, karena langkah awal adalah modal utama. Tentunya, dengan keinginan bersama baru hal itu bisa dicapai," ungkapnya.
Ibu Kota Kabupaten Toraja Barat akan berada di Balalambe', Lembang Belepe', Kecamatan Malimbong Balepe.