Kamis, 06 Oktober 2022 15:29

Penyaluran KUR Bone Sentuh Rp1,21 T, Pertanian Masih Terbesar

Penyaluran KUR Bone Sentuh Rp1,21 T, Pertanian Masih Terbesar

Bank BRI merupakan penyalur terbesar yaitu mencapai nilai Rp1,05 triliun atau 86,27%.

BONE, PEDOMANMEDIA - Pemerintah terus mendorong realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Di Kabupaten Bone realisasi KUR telah mencapai Rp1,21 triliun.

Kepala KPPN Watampone, Djoko Julianto mengungkapkan bahwa realisasi KUR di Kabupaten Bone sampai dengan Triwulan III tahun 2022 mencapai Rp1,21 triliun. KUR ini disalurkan kepada 25.539 debitur atau 9,45% dari total realisasi Rp12,85 triliun di Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan jenis penggunaannya, KUR mikro disalurkan sebesar Rp957,36 miliar atau 78% dari total penyaluran KUR kepada 23.312 debitur. Untuk KUR kecil disalurkan sebesar Rp238,07 miliar atau 19,60% untuk 890 debitur, sedangkan KUR super mikro disalurkan sebesar Rp10,98 miliar atau 0,90% untuk 1.151 debitur.

Baca Juga

Ia menyebutkan, dari sisi lembaga penyalur, masih didominasi oleh Bank Himbara (Himpunan Bank Negara) yaitu peringkat pertama oleh Bank BRI yang merupakan penyalur terbesar yaitu mencapai nilai Rp1,05 triliun atau 86,27% dari total penyaluran KUR untuk 24.378 debitur.

Disusul Bank BNI dengan penyaluran sebesar Rp74,54 miliar atau 6,14% terdistribusi untuk 271 debitur.

Selanjutnya Bank Mandiri dengan nilai penyaluran sebesar Rp71,33 miliar atau 5,87% untuk 485 debitur.

"Bank Syariah Indonesia juga berkontribusi dengan menyalurkan sebesar Rp9,62 miliar atau 0,79% ditujukan untuk 112 debitur," jelas Djoko.

Selain itu ada Bank Pembangunan Daerah yang menyalurkan sebesar Rp1,55 miliar atau 0,13% untuk 29 debitur, Pegadaian Syariah juga berkontribusi dengan nilai sebesar Rp734 juta atau 0,06% untuk 76 debitur, Bank BTN turut serta dengan nilai Rp500 juta atau 0,04% untuk 1 debitur, serta Bank BCA dengan penyaluran Rp300 juta atau 0,02% untuk 1 debitur.

Sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan masih merupakan sektor KUR terbesar. Yaitu sebesar Rp791,69 miliar atau 65,18% untuk 18.920 debitur.

"Selanjutnya disusul sektor Perdagangan Besar dan Eceran dengan nilai sebesar Rp289,35 miliar atau 23,82% untuk 4.221 debitur, sektor perikanan sebesar Rp40,62 miliar atau 3.34% untuk 912 debitur, dan sektor Industri Pengolahan sebesar Rp40,40 miliar atau 3,33% untuk 547 debitur, sisanya terdistribusi di berbagai sektor ekonomi lainnya yang perlu mendapat perhatian dan terus dikembangkan," katanya.

"Dengan penyampaian informasi secara rutin oleh KPPN Watampone, diharapkan semakin dapat menyosialisakan program pemerintah dan perbankan dalam menumbuhkan pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Bone," ungkapnya.

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Muh. Syakir
#KPPN Watampone #Penyaluran KUR
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer