Senin, 10 Oktober 2022 12:41

Termasuk Sulsel, Cuaca Ekstrem Selimuti Indonesia Sepekan ke Depan

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

BMKG memprediksikan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk periode 9-15 Oktober 2022

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem akan terjadi di hampir sebagian besar wilayah Indonesia dalam periode satu pekan ke depan. Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan banjir dan longsor.

BMKG menyebut, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai kilat dan angin. Diperkirakan memuncak hingga 15 Oktober 2022.

"Berdasarkan analisis atau kondisi berbagai fenomena global, regional, hingga lokal tersebut, maka BMKG, khususnya untuk sepekan ke depan, memprediksi potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai kilat petir dan angin kencang untuk periode besok 9 hingga 15 Oktober 2022," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat konferensi pers, Sabtu (8/10).

Baca Juga

Dwikorita memaparkan BMKG memprediksikan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk periode 9-15 Oktober 2022 di wilayah sebagai berikut:

1. Aceh

2. Sumatra Utara

3. Kep. Riau

4. Riau

5. Kep. Bangka Belitung

6. Jambi

7. Bengkulu

8. Sumatra Selatan

9. Lampung

10. Banten

11. DKI Jakarta

12. Jawa Barat

13. Jawa Tengah

14. DI Yogyakarta

15. Jawa Timur

16. Bali

17. Nusa Tenggara Barat

18. Kalimantan Barat

19. Kalimantan Timur

20. Kalimantan Utara

21. Kalimantan Tengah

22. Kalimantan Selatan

23. Sulawesi Utara

24. Gorontalo

25. Sulawesi Tengah

26. Sulawesi Barat

27. Sulawesi Selatan

28. Sulawesi Tenggara

29. Maluku Utara

30. Maluku

31. Papua Barat

32. Papua

Sementara itu, untuk periode 8-10 Oktober 2022, wilayah berpotensi terdampak hujan lebat dengan kategori siaga perlu diwaspadai di:

1. Sebagian wilayah Aceh

2. Sebagian wilayah Banten

3. Sebagian wilayah DKI Jakarta

4. Sebagian wilayah Jawa Barat

5. Sebagian wilayah Jawa Tengah

6. Sebagian wilayah Jawa Timur

7. Sebagian wilayah Kalimantan Barat

8. Sebagian wilayah Sulawesi Tengah

"Informasi lebih rinci hingga level kecamatan untuk potensi dampak hujan lebat dapat diakses di laman signature.bmkg.go.id," jelasnya

Dwikorita menjelaskan potensi cuaca ekstrem didapat dari hasil analisis dinamika atmosfer terkini yang menunjukkan adanya sirkulasi siklonik yang membentuk pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.

Kemudian aktifnya fenomena gelombang atmosfer seperti MJO (Madden Jullian Oscillation) yang berinteraksi dengan gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin juga secara tidak langsung dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

Potensi Awan Cumulonimbus

Potensi pertumbuhan awan cumulonimbus (CB) di wilayah udara Indonesia pada tanggan 8-14 Oktober 2022 yaitu sebagai berikut:

- Awan Cumulonimbus dengan persentase cakupan spasial maksimum antara 50-75% (OCNL / Occasional) selama 7 hari kedepan diprediksi terjadi di: Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, Laut Filipina, Samudera Hindia selatan Pulau Jawa hingga barat Pulau Sumatra, Sebagian kecil Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, dan Pulau Papua, Sebagian besar Pulau Kalimantan, Kepulauan Maluku, Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Seram, Laut anda, Laut Aru, Samudra Pasifik Utara Pulau Papua.

- Awan Cumulonimbus dengan persentase cakupan spasial >75% (FRQ/ Frequent) selama 7 hari kedepan diprediksi terjadi di: Laut Cina Selatan.

Potensi Gelombang Tinggi

Potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia pada tanggal 8-14 Oktober 2022 yaitu sebagai berikut:

- Kategori Tinggi Gelombang 2.5 - 4.0 m : Perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh, Perairan barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai, Perairan P. Enggano - Bengkulu, Perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Banten hingga Jawa Timur, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Perairan selatan Bali hingga P. Sumba, Samudra Hindia selatan Banten hingga P. Sumba, Laut Natuna.

Oleh karena itu, BMKG meminta pemerintah kota atau daerah terkait melakukan persiapan seperti memastikan infrastruktur, menata lingkungan, pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh.

Editor : Muh. Syakir
#BMKG #Cuaca Ekstrem
Berikan Komentar Anda