Rabu, 12 Oktober 2022 16:28

Jokowi Kembali Wanti-wanti Badai Resesi: Siapkan Opsi Terburuk

Joko Widodo
Joko Widodo

Presiden meminta semua berbuat agar bisa menekan efek krisis pangan di dalam negeri. Presiden ingin semua kepala daerah berbuat dari sekarang.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Presiden Joko Widodo kembali mewanti-wanti akan datangnya masa-masa kelam saat dunia dihantam krisis akibat perang nuklir. Kepala negara meminta semua skenario disiapkan menghadapi kemungkinan terburuk.

"Harus ada skenario yang kita siapkan untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Ini untuk menghadapi perfect storm. Ancaman perang nuklir sedang menghantui dunia dan ini akan memberi imbas besar pada sektor ekonomi," ujar Jokowi seperti disampaikan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (12/10/2022).

Jokowi kata Luhut, memberi perintah untuk menyiapkan skenario terburuk. Menurutnya, semua negara sudah menyadari akan bahaya itu.

Baca Juga

Sebab efek perang nuklir akan memukul ekonomi dunia. Dunia akan mengalami resesi hebat. Krisis pangan.

Luhut menuturkan, Presiden meminta semua berbuat agar bisa menekan efek krisis pangan di dalam negeri. Presiden ingin semua kepala daerah berbuat dari sekarang.

"Presiden sudah perintahkan kemarin untuk melakukan stress test, untuk juga melakukan seperti tadi masalah pangan, diimbau semua tadi pemerintah daerah, ya seperti perang rakyat semesta saya sebut tentara," ujarnya.

Luhut mengatakan, masyarakat juga dituntut bergerak. Minimal menyiapkan lahan untuk menanam bahan pangan. Sehingga saat krisis, setiap keluarga bisa menopang dirinya.

"Seperti saya, di rumah saya, walaupun di Kuningan nanam juga cabai, bawang, paling tidak buat kebutuhan kami dan cucu, sudah jalan berapa lama. Jadi kalau kita semua lakukan itu, kita tidak akan kekurangan, paling tidak ada beberapa basic need yang kita butuhkan," jelasnya.

Kata Luhut, soal beras sampai saat ini masih mencukupi. Tapi tidak ada yang bisa memprediksi sampai kapan situasi itu berlangsung.

"Kalau beras ya memang sampai hari kita saya kira masih sangat cukup, tapi kan ini nggak tahu berapa lama, jadi semua sekarang diupayakan untuk mengarah ke sana," jelasnya.

Dalam paparannya di Investor Daily Summit disebutkan, Indonesia sedang menghadapi perfect storm yakni ketidakpastian ekonomi dunia dengan kemungkinan situasi terburuk (perang nuklir) semakin meningkat.

Editor : Muh. Syakir
#Presiden Jokowi #Krisis Pangan
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer