TORUT, PEDOMANMEDIA - Kalatiku Paembonan curhat mengenai keluh kesahnya selama memimpin di Toraja Utara. Curhatannya seolah menyindir Wakilnya Yosia Rinto Kadang yang tidak ikut membantu dalam roda pemerintahan.
Ia mengungkapkan jika selama ini tanggung jawab terhadap masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan di Toraja Utara hanya dipikul sendiri.
“Saya sendiri mau konsentrasi, karena ini tanggung jawab seolah-olah saya pikul sendiri,” ungkapnya, beberapa hari lalu.
Olehnya itu, orang nomor satu di Toraja Utara ini bertekad akan terus membenahi roda pemerintahan sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada masyarakat dalam sisa masa jabatannya kurang lebih dua tahun ke depan.
“Yang paling penting dua tahun ini saya mau konsentrasi untuk membuktikan bahwa apa yang saya janjikan tentang perubahan bisa terwujud,” tegas Kalatiku.
Terpisah, Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang menepis curhatan Kalatiku tersebut. Ia menyebut Kalatiku yang selama ini tidak melibatkan dirinya dalam roda pemerintahan di Toraja Utara.
“Beliau (Kalatiku-red) sendiri tidak mau bagi-bagi bebannya, dan saya memang jarang dilibatkan,” jelasnya.
Rinto juga mengeluhkan sikap Kalatiku yang selama ini tidak mau mendengar atau menerima masukan dari tokoh-tokoh masyarakat.
“Jadi memang susah karena masukan dari tokoh masyarakat saja tidak diterima. Padahal kita harusnya membangun sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat,” tandas Ketua NasDem Toraja Utara ini.
BERITA TERKAIT
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026
-
Telan Rp12,3 M, Bupati Frederik Resmikan Jembatan Termahal di Torut