MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Ternyata golongan darah A sangat rentan terpapar Covid-19. Hal itu berdasarkan penelitian para ilmuan di dunia tentang pengaruh golongan darah terhadap resiko infeksi Covid-19.
Beberapa penelitian menyebutkan golongan darah O memiliki risiko paling rendah terhadap infeksi Covid-19 dibandingkan dengan golongan darah A yang lebih rentan terhadap Covid-19.
Dilansir dari detik.com, berikut berbagai penelitian tentang kaitan golongan darah dengan risiko infeksi Covid-19
1. Golongan darah A
Studi di China yang dilakukan pada 2.173 pasien Covid-19 di Wuhan dan Shenzen, melaporkan golongan darah A lebih rentan terhadap Covid-19 dibandingkan dengan golongan darah tipe lain. Dalam studi yang diterbitkan di MedRxiv.org pada 11 Maret dilaporkan 206 pasien yang meninggal di Wuhan karena Covid-19, 85 orang diantaranya memiliki golongan darah A.
"Orang-orang dari golongan darah A mungkin perlu memperkuat perlindungan pribadi untuk mengurangi kemungkinan terinfeksi," tulis para peneliti yang dipimpin oleh Wang Xinghuan
Mereka menambahkan, pasien Covid-19 dengan golongan darah A perlu menerima perawatan yang lebih ketat dan lebih intensif.
2.Golongan darah AB
Dalam studi yang sama, peneliti membandingkan 2.173 pasien Covid-19 dengan jumlah populasi di wilayah tersebut. Hasil pembandingan itu ditemukan, kelompok yang terinfeksi Covid-19 golongan darah A 38 persen, 26 persen tipe B, 10 persen tipe AB, dan 25 persen tipe O. Observasi di Shenzhen juga mendapat hasil yang serupa.
Selain itu, golongan darah AB secara umum berisiko terhadap gangguan kognitif dan strok.
3. Golongan darah O
Sebuah studi yang melibatkan 225.556 orang melalui tes Covid-19 di Kanada menemukan bahwa golongan darah O maupun Rh-negatif berisiko sedikit lebih rendah terhadap Covid-19
Orang dengan golongan darah O, 12 persen lebih rendah terinfeksi Covid-19 dan berpeluang 13 persen lebih rendah berisiko meninggal karena Covid-19. Penulis studi, dr Joel Ray dari Rumah Sakit St Michael di Toronto, mengatakan orang dengan golongan darah O mungkin telah mengembangkan antibodi yang dapat mengenali beberapa aspek dari Covid-19.
"Studi kami selanjutnya secara khusus akan melihat antibodi semacam itu, dan apakah mereka menjelaskan efek perlindungan," kata dr Ray.
BERITA TERKAIT
-
RI Patut Waspada, COVID-19 Kini Meledak di Thailand Hingga 65 Ribu Kasus
-
Covid-19 Melesat Lagi di Singapura-Thailand, Indonesia Waspada
-
Covid-19 Naik Lagi, Jokowi: Wajib Masker Belum Perlu Diterapkan
-
Covid di RI Naik Lagi, Pemerintah akan Terapkan Vaksin Booster Ketiga
-
Singapura Dihantam Gelombang Baru Covid-19, Indonesia juga Naik 80%