MAKASSAR,- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar gelar Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan Cegah Stunting, yang digelar di Hotel Karebosi Premier, Senin (14/11/2022). Menghadirkan Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, selaku narasumber bersama Anggota DPRD Kota Makassar, Rei Suryadi Arsyad.
“Salah satu upaya mewujudkan keluarga berkualitas, dengan mencegah terjadinya kelahiran stunting,” ujar Indira Yusuf Ismail.
Kelahiran stunting dapat dicegah, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat, akan pentingnya perencanaan sebelum memasuki dunia pernikahan.
“Usia perkawinan, menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya kelahiran stunting,” ujarnya.
Perkawinan dini, dapat menjadi penyebab kelahiran stunting karena secara fisik maupun mental, mereka belum tentu siap. Sosialisasi ini dihadiri oleh warga Kecamatan Tallo, Kecamatan Wajo, dan Kecamatan Ujung Pandang.
Sementara itu Kepala Dinas DPPKB Kota Makassar, Chaidir menambahkan bahwa usia matang untuk pernikahan yakni 21 untuk perempuan, dan 25 untuk laki-laki.
“Kita melakukan bina keluarga remaja untuk menciptakan keluarga berkualitas dengan pencegahan kelahiran stunting,” ujarnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Appi Paparkan 5 Kebijakan Sektor Pendidikan, Kesejahteraan Guru Masuk Prioritas
-
Janji Appi di May Day 2026: Buruh Harus jadi Bagian Pembangunan Inklusif
-
Makassar Siap Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI 2026, Dipusatkan di Karebosi
-
Hadapi El Nino Godzilla, Appi Minta BPBD Siapkan Penanganan Terencana
-
Makassar-Jepang Lanjutkan Kerja Sama: Kelola Sampah-Atasi Macet