KPPN Watampone Harap Penguatan Budaya Kerja Tingkatkan Militansi Pegawai
Djoko Julianto menyampaikan bahwa ke depannya akan dilakukan pemantauan dan evaluasi melalui self-assesment.
BONE, PEDOMANMEDIA - Kepala KPPN Watampone, Djoko Julianto, menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) pejabat Administrator Triwulan IV 2022, Senin (12/12/2022). FGD mengambil tema “Penguatan Budaya Kemenkeu Mendukung Layanan Digital dan Penerimaan Optimal”.
Djoko Julianto menyampaikan bahwa penguatan budaya di lingkungan Kemenkeu tidak terlepas dari fungsinya sebagai ASN yaitu pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.
Kata dia, core values ASN dan nilai-nilai Kementerian Keuangan perlu diterjemahkan dalam bentuk sikap dan perilaku pegawai. Agar bisa meningkatkan dedikasi, militansi, produktivitas, dan kinerja pegawai.
"Meskipun masih banyak ketidakpastian, Kemenkeu harus dapat mempersiapkan enabler dan ekosistem bekerja masa depan yang tepat, dibarengi dengan piloting hybrid working dan pembentukan berbagai squad teams untuk meningkatkan kolaborasi dan agility," lanjutnya.
Selanjutnya, Djoko Julianto menyampaikan bahwa ke depannya akan dilakukan pemantauan dan evaluasi melalui self-assesment untuk mengukur tingkat kematangan pegawai terhadap budaya kemenkeu untuk digunakan bagi penyempurnaan di tahap berikutnya.
Tingkat kematangan budaya Kemenkeu tersebut yang pertama adalah Sadar (Aware), yaitu mengetahui, memahami, dan mulai menerapkan nilai-nilai, sikap dasar, dan perilaku efektif. Yang kedua adalah Paham (Understand) yaitu mampu memahami dan menerapkan dalam bentuk konkret dan sederhana dari sebagian nilai-nilai, sikap dasar, perilaku efektif di lingkungannya.
Yang ketiga adalah menerapkan (implement) yaitu mampu memahami dan menerapkan secara konsisten seluruh nilai-nilai, sikap dasar, perilaku efektif di lingkungannya serta mengajak orang lain untuk menerapkan. Dan tertinggi adalah memiliki (Owning) yaitu memahami, menerapkan, dan aktif serta inovatif untuk menerapkan nilai-nilai, sikap dasar, perilaku efektif dan mengajak serta mempengaruhi orang lain di lingkungannya.
Diharapkan penguatan budaya Kemenkeu ini dapat dilaksanakan secara sistematis, terencana, dan berkesinambungan. Hal ini tidak lepas dari perwujudan visi Kementerian Keuangan yaitu menjadi pengelolan keuangan negara untuk mewujudkan perekonomian Indonesia yang produktif, kompetitif, Inklusif, dan Berkeadilan.
