MAKASSAR, - PJ Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin berencana melakukan rotasi dan mutasi dalam waktu dekat. Dimana, ribuan pejabat akan mengalami pergeseran posisi.
"Makanya itu yang kita akan maksimalkan, semoga bisa, sudah siap," kata Rudy, Kamis (10/12/2020).
Ia mengatakan, sejumlah jabatan eselon II yang mengalami kekosongan akan kembali diisi. Hal itu dimaksudkan agar mengoptimalkan seluruh kinerja SKPD di tahun 2021.
"Jadi banyak kekosongan jabatan yang harus kita isi dengan harapan bahwa pondasi struktur itu bisa semakin kuat, segera mendorong program-program yang telah disiapkan oleh pemerintah yang akan terpilih nanti," ungkapnya.
Ia memastikan mutasi akan dilakukan secepat mungkin, mengingat Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 telah selesai. Bahkan, izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun sudah dikantongi.
"Segera mungkin. Sudah ada (izin)," katanya.
Mutasi ini, kata Rudy, tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan politik. Menurutnya, sudah kewajiban dirinya untuk memastikan pemerintahan dengan seluruh perangkatnya berjalan dengan baik.
"Dari awal kita ingin lakukan, hanya kadang ada juga yang melihat kalau melakukan pengisian itu selalu dipandang bahwa ada kepentingan politik dan lain-lain. Sehingga tunggu Pilkada selesai baru isi," ujarnya.
"Itu adalah kewajiban pemerintah untuk memaksimalkan kinerja pemerintahan dan bisa maksimal kalau yang bertugas bertanggung jawab itu bersifat definitif," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Appi Resmi Luncurkan Petepete Laut Makassar: Layani Warga Pulau-Gratis
-
Bertemu Appi, Pejabat Uni Eropa Puji Perubahan Makassar dalam 3 Dekade
-
Petepete Laut Makassar Soft Launching Lusa, Beroperasi Sekali Sepekan
-
Pemkot Makassar Operasikan Kolam Lindi di TPA Antang, Pakai Teknologi Eco True
-
Appi Bicara Bahaya Rokok: Generasi Harus Diselamatkan dari Sekarang