BONE, PEDOMANMEDIA - Pihak MIN 3 Bone mengungkap kronologi isu penculikan anak yang menghebohkan warga di Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone. Aksi percobaan penculikan ini dialami salah seorang siswa MIN 3 Bone di area Lapangan Sepak Bola Taccipi, Sabtu (14/1/2023).
Hal ini terungkap saat Bhabinkamtibmas Polsek Ulaweng Polres Bone Aipda Syamsu Alam mendatangi Madrasah MIN 3 Bone, Selasa (17/1/2023). Hadir Kepala Madrasah MIN 3 Bone Muh Saleh, korban dan sejumlah guru madrasah.
Muh Saleh mengatakan, informasi percobaan penculikan salah satu siswa di sekolahnya diterima dari guru saat dirinya sedang ada kegiatan di luar madrasah. Ia meminta guru bersama korban agar menyampaikan informasi yang diterimanya dari korban dan kerabatnya.
Salah satu guru madrasah Harpida mengatakan, peristiwa itu dialami salah satu siswa saat usai mengikuti palajaran olahraga di lapangan sepak bola Taccipi. Saat itu, korban sedang sendiri dan orang tak dikenal memaksa dengan menarik tangannya untuk naik di kendaraan.
"Orang tuanya yang datang (di Madrasah) bersama tetangganya aparat, menyampaikan informasi ini kepada kita. Kita juga baru tahu. Kejadiannya pada Sabtu (14/1), cuma hari Jumat (13/1) sudah diincar di depan sekolah dengan disuruh belanja beli pop ice," ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan korban. Ia bercerita, saat usai mengikuti pelajaran olahraga di lapangan, dirinya masih di sekitar lapangan. Saat itu, seseorang tak dikenal menghampirinya mengaku mengenal orang tuanya dan menarik tangannya untuk naik di kendaraan.
"Tangan saya ditarik untuk naik di mobil Avansa putih," ungkapnya bercerita di depan Bhabinkamtibmas Polsek Ulaweng, Kepala Madrasah dan sejumlah guru.
Guru Olahraga MIN 3 Bone Rusyaid menyebut tidak melihat kendaraan mencurigakan saat dirinya di lapangan. Saat itu, ia fokus membantu dan memastikan siswa menyeberang dengan aman di jalan raya.
Sementara Bhabinkamtibmas Syamsu Alam menduga kejadian itu dialami siswa pasca guru olahraga meninggalkan lapangan. Ia meminta Kepala Madrasah agar mengimbau orang tua siswa agar mewaspadai hal yang tidak diinginkan.
Ia juga menyampaikan pesan Wakapolsek, agar masyarakat tidak terlalu resah dan tidak juga lengah. Pada kesempatan ini juga, Kepala Madrasah mengharapkan koordinasi dan sinergi semua pihak agar hal tak diinginkan dapat dicegah bersama.