Sabtu, 28 Januari 2023 15:07

Tito Bicara Dahsyatnya Inflasi, Andi Utta Pamer Capaian Pertanian Bulukumba

Rakor bersama Gubernur Sulsel, Forkopimda Sulsel, para bupati/wali kota se-Sulsel di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Makassar Jumat 27 Januari 2023.
Rakor bersama Gubernur Sulsel, Forkopimda Sulsel, para bupati/wali kota se-Sulsel di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Makassar Jumat 27 Januari 2023.

Bulukumba menjadi kabupaten kedua yang inflasinya terendah di Indonesia yakni 4,12

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan risiko dahsyat jika daerah gagal menekan laju inflasi. Ia mengatakan, ekonomi bisa jatuh pada titik terendah akibat inflasi.

"Ini tanggung jawab terbesa kepala daerah. Ingat kita tengah menghadapi inflasi global. Kita bisa tangguh asal sektor penyangga kita kuat. Seperti pertanian," ungkap Tito dalam rakor bersama Gubernur Sulsel, Forkopimda Sulsel, para bupati/wali kota se-Sulsel di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Makassar Jumat 27 Januari 2023.

Dalam pengarahannya, Tito Karnavian mengaku, bahwa komposisi pendapatan APBD Provinsi Sulsel tahun anggaran 2023 tergolong kuat. Adapun komposisinya PAD 57,25 persen dan pendapatan transfer 42,65 persen.

Baca Juga

"Sulsel ini (komposisi pendapatan APBD Provinsi Sulsel TA 2023) pendapatan transfer 42,65 persen dan PAD 57,25 persen. Saya melihat dari segi pendapatan, Sulsel cukup kuat," ungkapnya.

Tito pun mengakui, bahwa ekonomi Sulsel memperlihatkan pertumbuhan yang baik. Inflasi juga cukup terkendali.

"Inflasi untuk Sulsel sementara ini cukup terkendali, pertumbuhan ekonominya juga bagus. Karena penyumbang pangan dan swastanya juga hidup," ungkapnya.

Ia pun mendorong pemprov dan pemerintah kabupaten/kota, untuk terus mencari peluang agar PAD dapat meningkat. Serta mengoptimalisasi belanja daerah.

"APBD untuk mempercepat pembangunan, mempercepat recovery. (Kita harap) itu tepat sasaran dan bisa dimaksimalkan sampai akhir tahun," pungkasnya.

Pemulihan Ekonomi

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan bahwa Sulsel saat ini konsen dalam penanganan pemulihan ekonomi dan pengendalian inflasi.

"Kita harap dengan arahan bapak Mendagri kepada kami selaku Pemprov, Forkopimda, dan Bupati/wali kota dapat memaksimalkan upaya penanganan pemulihan ekonomi dan pengendalian inflasi," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf merespons arahan Mendagri terkait pengendalian inflasi dan ketahanan pangan. Menurutnya, ketahanan pangan memiliki korelasi penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi. Apalagi Kabupaten Bulukumba memiliki sumber daya alam yang bagus untuk sektor pertanian dan perikanan.

Saat krisis pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Bulukumba masih pada angka positif 0,43 persen karena ditopang oleh sektor pertanian. Sehingga dikatakan, pihaknya akan terus menggenjot sektor ini, salah satunya dengan menghadirkan varietas bibit unggul untuk meningkatkan nilai jual hasil pertanian perkebunan.

"Di setiap kesempatan saya selalu sampaikan untuk memaksimalkan lahan yang ada. Jangan biarkan lahan kita kosong, harus ditanam dengan tanaman produktif, baik jangka pendek maupun jangka panjang," ungkapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dirilis oleh Kemendagri, Bulukumba menjadi kabupaten kedua yang inflasinya terendah di Indonesia yakni 4,12 berada di bawah Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 3,53 untuk bulan Desember 2022.

Capaian Bulukumba ini, berada di bawah angka Inflasi Provinsi sebesar 5,77 dan inflasi nasional sebesar 5,51. Dalam pengendalian inflasi Pemerintah Kabupaten Bulukumba telah melakukan pemberian bantuan dan insentif bagi pelaku usaha baik sektor pertanian, perdagangan dan perikanan serta di bidang sektor jasa. 

Selain itu, Pemkab juga melakukan kegiatan pasar murah di kecamatan dengan melibatkan stakeholder terkait serta pendistribusian cadangan beras pangan oleh Bulog dan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Bulukumba, sebagai upaya untuk mengoptimalkan stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Begitu pula Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) aktif melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar, terutama jelang Hari Natal dana Thun Baru 2023.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Mendagri Tito Karnavian #Pemkab Bulukumba #Inflasi
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer