BONE PEDOMANMEDIA - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 (PPC) Kabupaten Bone mengungkap sejumlah tantangan dalam menghadapi Covid-19. Mulai ketidakpercayaan masyarakat, komitmen, hingga penerapan protokol kesehatan.
Hal tersebut diungkapkan Juru bicara Satgas PPC Bone dr Yusuf saat ditanya mungkinkah Satgas akan membuat program merekrut mereka yang tidak percaya Covid-19 untuk diberi penjelasan medis dan bukti adanya Covid-19. Sehingga nantinya, menjadi duta Covid-19 dan mengampayekan pentingnya protokol kesehatan di masyarakat.
"Saya kira masyarakat sudah tidak kurang lagi materi sosialisasi tentang Covid-19 ini. Sudah sembilan bulan dibicarakan, tapi memang komitmen untuk bersama-sama keluar dari pandemi yang lemah. Seolah-olah Covid-19 ini hanya urusan pemerintah," ungkap Yusuf.
Di satu sisi, lanjut Yusuf menjelaskan, pemerintah melalui Satgas PPC Bone sibuk menjaga kesehatan masyarakat dari bahaya penularan Covid-19. Namun, di sisi lain masyarakat justru merasa tidak dibantu. Malah merasa apa yang dilakukan Satgas mengaggu aktivitas mereka.
"Satu-satunya jalan adalah penegakan disiplin protokol kesehatan. Cuma untuk hal ini juga perlu dengan cara-cara humanis karena kalau ini yang mau diterapkan lebih banyak masyarakat yang melanggar dibanding yang tidak," jelasnya
Selain itu, ia juga menyebutkan vaksinasi nantinya akan sangat membantu dalam penanganan Covid-19 di daerah yang warganya kurang disiplin protokol, termasuk di Bone.
"Tapi itu saja tidak cukup (vaksinasi), harus dibarengi ptotokol kesehatan," pungkasnya.
Diketahui, sampai Senin 14 Desember 2020 pukul 20.00 Wita, jumlah konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bone sebanyak 630 kasus, dengan rincian sembuh 434 orang, meninggal 12 orang, dan dirawat 174 orang.
Satgas mengimbau masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan berdoa kepada Allah SWT semoga pandemi ini segera berakhir.
BERITA TERKAIT
-
RI Patut Waspada, COVID-19 Kini Meledak di Thailand Hingga 65 Ribu Kasus
-
Covid-19 Melesat Lagi di Singapura-Thailand, Indonesia Waspada
-
Covid-19 Naik Lagi, Jokowi: Wajib Masker Belum Perlu Diterapkan
-
Covid di RI Naik Lagi, Pemerintah akan Terapkan Vaksin Booster Ketiga
-
Singapura Dihantam Gelombang Baru Covid-19, Indonesia juga Naik 80%