LUTRA, PEDOMANMEDIA - Hasil panen petani di Kabupaten Luwu Utara tahun 2022 meningkat 1.56 ton/hektare. Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menilai, keberhasilan ini adalah dampak dari penggunaan demplot Ge-lite Korea.
Sesuai data yang ada, demplot Ge-lite Korea mendampingi secara khusus 61,5 Ha di 7 kecamatan dan 15 desa dan yang secara mandiri oleh masyarkat yang menggunakan produknya ada 115 hektare. Hasil umbinan 8.96 ton/Ha dengan kadar air 26% mempercepat masa panen 1-2 minggu.
Menurut Bupati IDP, capaian ini tentu perlu diapresiasi. Kehadiran produk ini mendukung adanya nilai tambah pada penghasilan petani.
“Apapun bentuknya, selama itu dapat menghadirkan manfaat bagi petani utamanya dalam peningkatan penghasilan mereka. Tentu pemerintah daerah selalu mendukung dan mengapresiasinya,” ungkap bupati perempuan pertama di Sulsel ini.
Khusus untuk Desa Banyuurib, Kecamatan Bone-Bone, Indah menyebutkan bahwa ada 584 Ha luas panen padi dan 1.75 Ha Luas panen jagung dengan penghasilan petani berjumlah 12.887.375.000. Hasil ini yang biasanya didapatkan oleh petani tanpa menggunakan produk Ge-lite Korea.
"Harapannya dengan adanya peningkatan hasil pertanian pada saat penggunaan produk tersebut mampu lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya bagi petani,” tutupnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Telan Miliaran, Proyek Atap Tribun Lapangan Bakti Torut Ambruk Sebelum Diresmikan
-
Andi Rahim Instruksikan Patroli Gabungan Jaga Ramadan dan Nyepi di Lutra
-
Bupati Lutra Andi Rahim Buka Puasa Bersama Alumni Teknik Unhas Angkatan 96
-
Luwu Utara On Fire: Investasi Tumbuh 11,51%, Ekonomi Melenggang
-
Pemda Lutra Resmi Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Diimbau Dibayar Lebih Awal