Jumat, 10 Maret 2023 07:21

Kepala Lembang di Tator Ditangkap Kejari, Tilep Dana Desa Rp952 Juta

Muhammad Akbar
Muhammad Akbar

Ketiganya memiliki modus yang identik. Sama sama melibatkan kepala lembang dengan estimasi kerugian yang cukup mencolok.

TATOR, PEDOMANMEDIA –Kejaksaan Negeri Tana Toraja saat ini tengah menangani tiga kasus dugaan korupsi dana desa dengan kerugian negara cukup mencolok. Satu dari tiga kasus itu diestimasi dengan nilai korupsi mencapai Rp900 juta.

Kasus ini menjerat tiga kepala lembang. Ketiganya adalah Lembang Batu Busa, Lembang Butang dan Lembang Dende.

“Untuk tahun ini dalam penanganan perkara, ada dua perkara dalam tahap proses persidangan yaitu Lembang Batu Busa, dengan dua orang tersangka yaitu kepala lembang dan bendaharanya atas nama Yohanis kepala Lembang dan juga Suriadi bendaharanya. Sekarang ini tahapannya replik dari JPU,” ujar Muhammad Akbar, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Kamis (09/03/2023).

Baca Juga

Selanjutnya kata Akbar, satu kasus lainnya dalam proses persidangan. Yakni Lembang Butang. Kasus ini adalah produk polres dan saat ini dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi.

Yang ketiga adalah penanganan perkara Lembang Dende. Hanya saja untuk kasus yang terakhir ini masih dalam tapi tahap penyidikan, pengumpulan alat bukti dan barang keterangan.

“Jadi tahun ini ada tiga kasus korupsi yang di tangani. Dua yang tahap persidangan kemudian satunya masih tahap proses penyidikan,” ungkap Akbar.

Akbar menjelaskan, ketiganya memiliki modus yang identik. Sama sama melibatkan kepala lembang dengan estimasi kerugian yang cukup mencolok. Kerugian negara tertinggi yakni Lembang Batu Busa. Nilainya mencapai Rp952 miliar.

"Kepala Lembang Batu Busa diduga melakukan penyalahgunaan dana lembang bersama dengan bendaharanya yaitu terdakwa Suriadi, begitu pun juga dengan Lembang Butang modusnya sama melakukan penyalahgunaan Dana Lembang," paparnya.

Lembang Butang sendiri kata Akbar diduga terjadi penyalahgunaan anggaran yang mencapai Rp364 juta.

Penulis: Nober Salamba

Editor : Muh. Syakir
#Kejari Tator #Korupsi Dana Desa
Berikan Komentar Anda