TATOR, PEDOMANMEDIA – Kepala SMK Negeri 1 Tana Toraja Oktovianus Tonapa Ganna mengatakan, dibutuhkan pendekatan dengan berbagai metode untuk mewujudkan mutu pendidikan yang baik. Pendekatan harus melibatkan semua komponen di sekolah.
“Saya sudah melalui satu bulan melaksanakan tugas di SMK Negeri 1 Tana Toraja. Seperti pendahulu saya kemarin di sini memang banyak hal yang harus kita lakukan karena ini adalah organisasi yang besar. SMK Negeri 1 Tana Toraja merupakan salah satu sekolah yang paling tua dan terbaik di Tana Toraja maupun di Toraja Utara," ujar Oktavianus saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/3/2023).
Menurutnya, pendidikan bukan sekadar penerapan kurikulum formal. Tapi juga kompleksitas dalam pendekatan. Terutama kata Oktavianus, bagaimana menerapkan metode-metode mengajar yang mendorong siswa lebih efektif menyerap ilmu.
"Sehingga kita butuh manajemen kepada guru-guru dan bagaimana kita mengadakan pendekatan kekeluargaan ke semua warga sekolah, termasuk siswa,” ungkap Oktovianus.
Oktovianus mengatakan, satu bulan ini ia habiskan untuk bersosialisasi dengan guru dan siswa. Diakuinya, sosialisasi belum menyentuh seluruh komponen di sekolah. Namun beberapa agenda prioritas tetap jadi target utama.
“Hal yang perlu dan mendesak untuk dilakukan yaitu, yang pertama tentunya transparansi pengunaan dana Bos agar semua warga sekolah, termasuk orang tua siswa bisa mengetahui ke mana penggunaan dana Bos ini dan apakah itu sudah digunakan secara maksimal di delapan standar pendidikan,” ucap Oktovianus.
Lanjut Oktovianus, ada beberapa langkah yang akan diambil untuk memajukan sekolah ini. Pertama adalah konsolidasi dengan seluruh warga sekolah.
"Karena kita tahu persis bahwa kekuatan sekolah ini adalah di warganya, paling utama itu rekan-rekan guru, Konsolidasi ini bertujuan agar terbina keakraban antara yang senior dan junior, sehingga kolaborasi ini bisa mengangkat pekerjaan yang berat ini," paparnya.
Kedua, untuk anak didik perlu penekanan tentang pentingnya akhlak. Sebab kata Oktavianus, akhlak ini merupakan program prioritas yang merupakan landasan dalam memajukan sekolah.
"Salah satunya yaitu pembinaan akhlak dan tentunya ini terkait dengan penerapan kurikulum Merdeka, karena sekolah kita sekolah penggerak,” ucapnya.
Di antara wujud konkret pembinaan akhlak itu adalah anak-anak dibawa untuk memberikan bakti kepada masyarakat, seperti membersihkan objek wisata, tempat ibadah, dan ibadah bersama baik di sekolah maupun di tempat ibadah yang ditentukan oleh guru.
Penulis: Nober Salamba