Muh. Syakir : Sabtu, 15 April 2023 13:32
Yana Mulyana

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Jumat, 14 April 2023. KPK menyita uang miliaran rupiah dari operasi ini.

Selain Yana, beberapa orang lainnya juga diamankan. Yana diduga terlibat kasus suap pengadaan CCTV.

Kini, Yana tengah diperiksa intensif terkait dugaan kasus suap tersebut.

"Betul. KPK, pada Jumat (14/4/2023),telah melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap beberapa orang yang sedang melakukan tindak pidana korupsi," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, kepada wartawan, Sabtu (15/4/2023).

"Beberapa orang yang ditangkap di antaranya, benar Wali Kota Bandung," sambungnya.

Ali Fikri mengatakan ada sembilan orang yang terkena OTT KPK, termasuk Yana Mulyana. KPK juga menangkap sejumlah pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung.

"Jumlah orang yang ditangkap sejauh ini 9 orang termasuk wali kota dan beberapa pejabat lainnya di Dinas Perhubungan Kota Bandung," ucap Ali.

Ali Fikri mengatakan Yana diduga terlibat suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet di wilayah Kota Bandung.

"Diduga terkait suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet," kata Ali Fikri.

Yana Mulyana diduga menerima suap terkait program Bandung Smart City. Hal tersebut membuat Yana ditangkap KPK.

"Iya program Bandung smart city," ujar Ali.

Dalam kasus tersebut, Yana diduga menerima sejumlah uang. Dikatakan, uang tersebut berjumlah miliaran rupiah.

Namun, disebutkan bukti awal ditemukan ratusan juta saat OTT. Jumlah ini dikatakan akan terus bertambah.

"Namun dari bukti awal saat OTT ratusan juta. Sangat mungkin terus bertambah," tuturnya.

Ali mengatakan Yana dan beberapa orang lainnya yang ditangkap saat ini masih menjalani pemeriksaan. Seluruh pihak saat ini masih berstatus terperiksa dan statusnya bakal ditentukan usai pemeriksaan 1x24 jam.

"Masih menjalani pemeriksaan," kata Ali.

"Berikutnya segera menentukan sikap 1x 24 jam setelah penangkapan tersebut. Perkembangan segera kami informasikan," tambahnya.