Muh. Syakir : Rabu, 26 April 2023 14:02
Rachdian Rakaziwi

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Hasil seleksi administrasi calon Rektor UIN Alauddin yang sedianya akan diumumkan sebelum Lebaran Idul Fitri, hingga kini belum menemui kejelasan. Panitia dinilai tak profesional.

Salah seorang tim seleksi calon rektor Kaswad Sartono mengatakan, proses seleksi sudah sesuai tahapan. Pernyataan itu mendapat tanggapan balik dari Rachdian Rakaziwi, aktivis alumnus Fakultas Syariah dan Hukum UINAM.

Menurut Rachdian panitia PSCR tidak profesional. Molornya pengumuman seleksi kata dia, menunjukkan panitia tidak netral dalam pemilihan.

”Ada indikasi tidak netral dalam proses penjaringan Calon Rektor UIN Alauddin Makassar. Seharusnya PSCR sadar bahwa proses Pilrek terpantau dan banyak yang memonitoring,” kata alumni PascaSarjana Universitas Trisakti ini.

Bahkan, mantan Ketua Umum HMI komisariat Syariah dan Hukum ini menyarankan agar timsel jangan asal buat pernyataan dengan memakai asas kehati-hatian.

”Namun faktanya amburadul, kacau tidak konsisten dalam artian tidak sesuai agenda tahapan penjaringan," tandasnya.

"Kan ini yang memunculkan banyak pertanyaan besar terhadap PSCR, Ada apa?” tegas mantan Pengurus PB HMI ini.

Ia juga meminta kepada PSCR agar fokus, profesional dan netral dalam mengawal proses pilrek UINAM serta jauh dari unsur manipulatif.

”Jangan sampai dugaan permainan kotor yang justru ke depan merusak nama baik institusi kampus dan anggota senat,” kunci Rachdian.