MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Ekonomi Sulawesi Selatan terus tumbuh progresif pascapandemi. Di triwulan I 2023, pertumbuhan menyentuh angka 5,29 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Statistik (BPS) Sulsel Aryanto memaparkan, pertumbuhan ekonomi Sulsel 5,29 persen (y-on-y) berada di atas pertumbuhan nasional sebesar 5,03 persen. Menurutnya, perekonomian Sulawesi Selatan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2023, mencapai Rp152,25 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp87,80 triliun.
"Pertumbuhan positif ini seiring ekspor yang terus membaik dan investasi di segala sektor," katanya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, pertumbuhan ekonomi pada level positif adalah bukti bergeraknya semua sektor. Ia pun meyakini, capaian ini akan terus membaik hingga akhir tahun.
"Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022 mengalami pertumbuhan sebesar 5,29 persen (y-on-y) berdasarkan data BRS BPS Sulsel. Pertumbuhan ekonomi ini bahkan melampaui ekonomi Nasional 5,03 persen," jelasnya.
Jika berdasarkan Provinsi, pertumbuhan ekonomi Sulsel berada pada urutan ke 8 se Indonesia. Menurutnya, Provinsi Sulsel berperan terhadap perekonomian nasional 3,05 persen.
"Kita bersyukur karena ekonomi terus menunjukkan angka yang positif. Kita terus berkomitmen bagaimana melakukan pembangunan secara bertahap dan berkeadilan," terangnya.
Olehnya itu, kata Sudirman, sinergitas bersama tetap harus dijaga dengan harapan dapat terwujud Sulsel yang inovatif, produktif, kompetitif, inklusif, dan berkarakter.
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Sudah Distribusikan 403.000 Liter Air Bersih di Makassar, Sentuh 13.000 Jiwa
-
Wagub Fatmawati Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke 5 Pulau Sulsel, Siapkan Rp25 M
-
Update Proyek Infrastruktur Sulsel: Penampakan Ruas Burungburung–Bilibili Gowa yang Kian Estetis
-
79 Rumah Sakit Gelar Bakti Sosial Kesehatan Sambut 357 Tahun Sulsel
-
Gubernur Sudirman Buka Turnamen Sepakbola Sulsel Cup 2026, Gowa Tuan Rumah