BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Setelah Covid-19 ditetapkan sebagai bencana nasional, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HA Sulthan Dg Radja Bulukumba meniadakan jam besuk. Kebijakan menghapus jam besuk ini sebagai upaya memutus rantai pandemi.
Sayangnya, meniadakan jam besuk tak dipatuhi semua orang. Masih ada juga yang nekat nyelonong masuk ke ruang perawatan.
Kasubag Humas dan Promkes RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, Gumala Rubiah menjelaskan salah satunya yang kerap menyelonong masuk ke ruang perawatan adalah oknum pejabat.
"Susah membendung, sekuriti sebenarnya sudah bertindak tegas. Cuman kendalanya biasa masih ada pejabat yang menyelonong," jelas Gumala kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).
Ia menyebut, kendala utama sehingga penerapan jam besuk ini tidak maksimal, karena banyaknya akses pintu masuk menuju ruangan perawatan.
Sebut saja dari arah depan pavilium, dekat musalah, dan juga pintu di ruangan radiologi yang kerap digunakan para pembesuk.
"Itu kendalanya, terlalu banyak pintu. Jadi kami juga berharap, agar warga juga sadar dan bekerja sama. Karena ini demi kita semua," jelas Gumala.
BERITA TERKAIT
-
Bulukumba Gemilang di Porprov, Cabor Sepeda Penyumbang Emas Terbanyak
-
Dua Kali Terinfeksi, Presiden Joe Biden Dinyatakan Negatif Corona
-
3 Hari Sembuh, Biden Positif Corona Lagi, Ahli Bilang tak Biasa
-
Menkes Beri Alarm: Kepulangan Jemaah Haji Bisa Picu Gelombang Corona
-
STIMIK Bina Adinata Bulukumba jadi Institut: Tak Boleh Biasa-biasa Lagi