JAKARTA, PEDOMANMEDIA - KPK terus menelusuri aset aset Rafael Alun Trisambodo. Terbaru, KPK memeriksa 13 orang untuk menelusuri aset diduga milik Rafael di Manado, Sulawesi Utara.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan 13 saksi itu terdiri dari notaris hingga wiraswasta. Mereka diperiksa pada Selasa (13/6/2023) di Polda Sulawesi Utara.
"Semua saksi hadir, dikonfirmasi soal dugaan adanya aset bernilai ekonomis milik tersangka di Manado, Sulawesi Utara, yang diduga terkait dengan perkara ini," kata Ali kepada wartawan, Rabu (14/6).
Ali mengatakan KPK terus menelusuri aliran uang mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan itu.
"Kami masih terus telusuri aliran uang tersangka yang diduga dari hasil korupsi," kata Ali.
Aset Rafael Hampir Rp 100 M
Rafael Alun Trisambodo telah ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang oleh KPK. KPK menduga nilai pencucian uang Rafael hampir Rp 100 miliar.
"Kira-kira mendekati Rp 100 M," kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur kepada wartawan, Kamis (1/6).
KPK juga telah menyita aset milik Rafael Alun di sejumlah daerah. Aset-aset yang disita itu diduga berasal dari hasil korupsi yang dilakukan Rafael.
"Kami masih melakukan penelusuran. Jadi masih ada kemungkinan bertambah," ujar Asep.
BERITA TERKAIT
-
KPK Geledah Ruang Kerja Silmy Karim, Sita Uang Puluhan Juta Rupiah
-
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT Bupati Muara Enim
-
KPK Geledah Rumah Eks Wamen Imipas Silmy Karim di Kebayoran Jaksel
-
KPK Geledah Rumah Bupati Ponorogo Sugiri, Sita Alphard
-
PAN Tolak Usul KPK Batasi Jabatan Ketum Hanya 2 Periode: Jangan Intervensi