Muh. Syakir : Senin, 03 Juli 2023 22:13
Sejumlah putra daerah Bulukumba yang akan bertarung di pileg 2024.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Peta politik pemilu legislatif (Pileg) di Kabupaten Bulukumba, kian dinamis. Sebab beberapa figur putra daerah Bumi Panritalopi ini, digadang-gadang membidik kursi DPR RI dapil Sulsel 2 tahun 2024 mendatang.

Sepintas, ramainya putra daerah Bulukumba untuk maju jadi caleg DPR RI selaras dengan kuantitas pemilih. Pada pemilu 2024 nanti, total DPT (daftar pemilih tetap) Bulukumba yang telah ditetapkan oleh KPU Bulukumba, sebesar 340.541.

Di 9 Kabupaten yang ada di zona Sulsel 2, Kabupaten Bulukumba merupakan Kabupaten kedua yang terbesar jumlah pemilihnya. Soal jumlah pemilih, Bulukumba hanya kalah dari Kabupaten Bone.

Hanya saja, hingga hasil pemilu 2019 lalu, belum ada putra daerah Bulukumba yang leading menjadi Anggota DPR RI. Meski di pemilu sebelum-sebelumnya, sudah ada beberapa putra daerah Bulukumba yang jadi caleg DPR RI.

Lantas, apa kata pengamat soal ramainya figur putra daerah Bulukumba yang maju jadi caleg DPR RI?

Pengamat politik Unismuh Makassar, Andi Luhur Prianto menuturkan bahwa karakteristik dan tradisi dukungan pemilih Bulukumba berbeda dengan daerah lain.

Menurutnya basis geopolitik calon menjadi preferensi penting pemilih. Katanya pemilih di suatu wilayah masih sulit mendukung calon dari wilayah lain, sehingga sulit untuk solid menyatukan dukungan pada satu calon.

"Pada Pemilu 2019 lalu, ada calon yang mampu mendapat dukungan besar tetapi tidak mampu mengatur distribusi dukungan di luar Bulukumba," kata Andi Luhur Prianto kepada PEDOMANMEDIA, Senin, 3 Juli 2023.

Ia menjelaskan di pemilu 2024 ini, dengan banyaknya tokoh dari beragam latar belakang, maka akan semakin sulit lagi menyatukan dukungan.

"Dengan pengalaman pemilu 2019, maka sebaiknya caleg putra daerah Bulukumba mesti mempertimbangkan untuk lebih ekspansif keluar dan memperbesar dukungan di luar Bulukumba," jelasnya.

Andi Luhur Prianto lebih dalam menyinggung kans mantan kepala daerah. Soal peluang keterpilihan mantan kepala daerah, katanya, ditentukan banyak variabel. Katanya tidak ada jaminan mereka dengan mudah melenggang ke Senayan.

"Kegagalan SYL di pileg 2019 lalu bisa menjadi lesson-learned yang berharga. Kemasyhuran nama dan legacy kepemimpinan saja tidak cukup dalam sistem pemilihan yang high-cost seperti sekarang," ujarnya.

Hanya saja menurutnya, mereka semua punya previlege yang berbeda dengan caleg lain, mereka telah mengakses sumberdaya kekuasaan a.k.a anggaran publik, untuk membangun investasi sosial politik di masyarakat.

Sehingga, kepala daerah petahana tinggal “memanen” hasil investasi sosial semasa berkuasa. Tapi banyak juga yang “gagal panen”.

"Secara umum, kepala-kepala daerah ini akan habis masa jabatan sebelum Pileg 2024. Dengan demikian, aksi memobilisasi birokrasi tidak akan optimal lagi. Terutama jika Penjabat kepala daerah juga menjaga operasi politik yang berbeda," imbuhnya.

Berikut penelusuran PEDOMANMEDIA soal figur putra daerah Bulukumba yang akan maju caleg DPR RI dapil Sulsel 2 (Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Maros, Pangkep, Parepare dan Barru):

Pertama, Zainuddin Hasan. Ia merupakan Bupati Bulukumba periode 2010-2015. Melalui alat peraganya, ia akan maju caleg DPR RI melalui Partai Demokrat.

Kedua, Tomy Satria Yulianto. Ia adalah Wakil Bupati Bulukumba Periode 2016-2021. Melalui alat peraganya, ia akan maju caleg DPR RI lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketiga, Ketua DPC PPPP Bulukumba H Askar HL. Ia sebelumnya maju caleg DPR RI pada 2019 lalu. Namun, ia hanya mampu berada di posisi runner-up perolehan suara internal PPP. Ia juga tercatat sudah 3 kali maju Pilkada Bulukumba, 2 kali sebagai calon bupati dan sekali sebagai calon wakil bupati.

Keempat, H Amry. Ia merupakan owner PT Argus Resky Pratama. Eks pentolan tim Harapan Baru di Pilkada Bulukumba 2020 ini, sudah memassifkan alat peraga dengan simbol Partai Gerindra.

Kelima, HM Naim Gani. Salah satu pengusaha yang bertekad maju caleg DPR RI lewat Partai Perindo.

Selain dari nama-nama di atas, masih ada pengacara kondang asal Sinjai yang juga berdarah Bulukumba, yaitu Muallim Tampa. Ia memassifkan alat peraganya lewat Partai NasDem.