Setelah Sekkab, Giliran Kapolres Tana Toraja Minta Monev Dinas Pendidikan Ditunda
Sekkab Tana Toraja, Semuel T Bura sebelumnya diberitakan meradang. Meminta agar Disdik menunda kegiatan tersebut.
TANA TORAJA, PEDOMANMEDIA - Dinas Pendidikan (Disdik) Tana Toraja berencana melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dalam waktu dekat ini.
Rencana itu menuai reaksi. Sebelumnya mendapat protes dari Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Tana Toraja, kini Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu angkat bicara.
Perwira polisi berpangkat dua bunga melati itu meminta agar kegiatan Monev itu ditunda. Karena dianggap dapat menimbulkan kerumunan massa.
"Sesuai dengan imbauan pemerintah dan maklumat Kapolri, agar kegiatan tersebut tidak dilaksanakan. Mengingat saat ini kita bersama Satgas Covid-19 lagi bahu-membahu melalui tim Mobile Covid 19 memutus penyebaran Covi-19. Kegiatan tersebut ditunda dulu karen mengumpulkan orang banyak," pungkasnya via pesan singkat WhatsApp, Selasa (29/12/2020).
Di Tana Toraja sendiri terkonfirmasi, ada 217 warga yang terpapar positif Covid-19. Itu berdasarkan data yang dihimpun PEDOMANMEDIA per 28 Desember 2020 ini.
Sekkab Tana Toraja, Semuel T Bura sebelumnya diberitakan meradang. Meminta agar Disdik menunda kegiatan tersebut.
"Kenapa ada kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Tidak bisakah ditunda dulu. Karena jangan sampai dengan adanya kegiatan ini bisa menimbulkan cluster baru," pungkasnya.
Rencana giat Monev tersebut pun baru-baru ini dibenarkan Aris Bara selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
"Ia benar besok ada Monev di Kecamatan Saluputti yang akan dihadiri kepala sekolah SDN dan SMPN beserta bendahara sekolah se-Kecamatan Saluputti," akunya.
