Momen Bendera Kirab Pemilu 2024 Tiba di Tana Toraja
Berthy mengatakan, bendera Kirab Pemilu 2024 akan disosialisasikan ke semua daerah pemilihan Tana Toraja selama 6 hari.
TATOR, PEDOMANMEDIA - KPU Tana Toraja menerima bendera Kirab Pemilu 2024 dari KPU Toraja Utara, Rabu (16/8/2023). Bendera Kirab Pemilu 2024 akan disosialisasikan ke semua daerah pemilihan di Tana Toraja selama 6 hari.
"Kirab Pemilu Tahun 2024 adalah kegiatan nasional yang diselenggarakan oleh KPU RI dengan serentak mulai tanggal 14 Februari 2023 dalam 7 jalur. Kita bersyukur bahwa Tana Toraja ini sebagai salah satu kabupaten kota di Indonesia yang mendapatkan kesempatan melalui jalur bendera kirab Tahun 2024, dan kita masuk ke dalam jalur ke-7, dan hari ini adalah momentum kami menerima bendera Kirab Pemilu Tahun 2024 dari Kabupaten Toraja Utara," ujar Ketua KPU Tator Berthy Paluangan, Rabu (16/8/2023).
Berthy mengatakan, bendera Kirab Pemilu 2024 akan disosialisasikan ke semua daerah pemilihan Tana Toraja selama 6 hari.
"Mulai hari ini secara resmi bendera Kirab Pemilu, disosialisasikan ke semua daerah pemilihan wilayah Tana Toraja. Semoga bisa maksimal dari tanggal 16-21 Agustus 2023, dan bendera Kirab Pemilu 2024 ini dapat diperkenalkan kepada seluruh masyarakat," kata Berthy.
Lanjut Berthy, ada 3 tujuan penting untuk menyosialisasikan bendera Kirab Pemilu 2024 kepada masyarakat. Yang pertama bahwa jangan sampai ada masyarakat yang punya hak pilih tapi tidak tahu bahwa hari Rabu tanggal 14 Februari 2024 adalah hari pemungutan suara, atau yang kami kenal dengan sebutan hari kasih suara.
Yang kedua, masyarakat Tana Toraja mengetahui bahwa di tingkat nasional ada 18 partai politik peserta Pemilu tahun 2024, tetapi di Tana Toraja ada 16 partai politik yang ikut mendaftar sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja.
"Dan yang ketiga target kami bahwa partisipasi pemilih, yang menggunakan hak pilih dapat mencapai lebih dari dari 80%, seperti Provinsi menargetkan 70% se-Sulawesi Selatan," terang Berthy.
"Semoga itu bisa tercapai maksimal, berharap semua pihak bekerja sama, lembaga-lembaga, termasuk para media kami berharap bahwa ini dapat membantu disosialisasikan," tutup Berthy.
