JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Bandar sabu 47 kg, Fauzan Afriansyah alias Vincent ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Aset Vincent senilai Rp89 miliar telah disita termasuk 4 unit motor Harley Davidson.
"Pengungkapan tindak pidana pencucian uang atau TPPU yang mana merupakan kaitannya dengan tindak pidana asal kejahatan narkoba dengan barang bukti sabu sebanyak 47 kg," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/8/2023).
Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa menjelaskan Fauzan beraksi di Kabupaten Bengkalis, Riau. Fauzan sudah divonis bersalah dalam kasus narkoba dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara. Hukuman itu lebih rendah dari tuntutan jaksa, yakni vonis mati. Jaksa pun telah mengajukan banding.
"Tindak pidana asalnya (peredaran narkoba) sudah divonis di Pengadilan Negeri Bengkalis. Kita hanya melanjutkan TPPU yang mana kejadiannya pada bulan April tahun 2023," ucapnya.
Mukti mengatakan pihaknya menyita uang tunai sejumlah Rp 5,9 miliar dan 10 kendaraan mewah. Selain itu, lanjutnya, penyidik juga menyita 34 bidang tanah dari hasil TPPU.
Kendaraan mewah itu antara lain empat unit motor Harley-Davidson, satu unit sedan Jaguar, satu unit Toyota Fortuner, hingga satu unit mobil Mercedes-Benz.
"Total semuanya adalah Rp 89.062.860.000. Itulah aset yang kita amankan dari pelaku atas nama FA alias V," ucapnya.
Tersangka dijerat Pasal 3 juncto Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.
BERITA TERKAIT
-
Prabowo: Polri akan Dipercaya Kalau Bekerja Tulus Melindungi Rakyat
-
9 Kapolda Diganti, Wakapolda Sulsel Brigjen Nasri jadi Kapolda Sulteng
-
Prabowo Setuju Reformasi Polri: Tetap di Bawah Presiden-UU Direvisi
-
Polisi Tangkap Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Ko Erwin di Mataram
-
Polisi Buru Andre Fernando, Bandar Internasional Pemasok Narkoba ke Ko Erwin