Muh. Syakir : Rabu, 09 Agustus 2023 12:45

MAROS, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros merubah kawasan empang menjadi Lokasi Percontohan Pembuatan garam dengan Metode Green House Salt Tunel ( GST). 

Bupati Maros HAS Chaidir Syam, menyebut lokasi percontohan itu dikerjasamakan dengan Tim Garam Unhas untuk memanfaatkan kawasan empang yang kurang produktif dan sudah tidak lagi menopang penghasilan petani tambak untuk dijadikan ladang garam merupakan. 

"Tentunya dengan mempertimbangkan kualitas produksi garam yang dihasilkan dan diharapkan bisa bersaing di pasaran," kata Chaidir saat melakukan peresmian GST, Rabu 9 Agustus 2023.

Pembuatan GST itu, lanjut dia, adalah  langkah awal dalam pengembangan sentra pembuatan garam yang ada di Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.

”Saat ini kami dan juga Tim Garam Unhas akan terus melakukan pembinaan dan edukasi kepada petani garam agar tetap mempertahankan kualitas garamnya yang ada sekarang,” ujar dia. 

Ia menambahkan bahwa Pemda Maros siap untuk bekerjasama lebih lanjut dengan Tim Garam Unhas untuk pengembangan garam di titik lokasi lain. 

Dengan begitu, ia berharap agar Maros nantinya mampu menjadi salah satu sentra dan pusat pengembangan garam di Sulawesi Selatan pada masa yang akan datang.

”Dengan adanya ladang garam di desa Nisombalia tentunya dapat menciptakan lapangan kerja baru, kami berharap agar warga bisa melirik pembuatan garam ini sebagai peluang yang dapat menghasilkan dan bisa menghidupi masyarakat Nisombalia,” ujar bupati.