Muh. Syakir : Kamis, 31 Desember 2020 13:24
Kondisi air yang berlumpur di rumah warga di BTP setelah tak mengalir hampir 16 jam.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Warga di wilayah timur dan sebagian utara Makassar mengeluhkan terhentinya aliran air hampir 16 jam sejak Rabu (30/12/2020). Kondisi ini dikeluhkan warga karena terjadi tanpa pemberitahuan dari pihak Perumda Air Minum.

"Air PDAM sejak kemarin Sore tidak mengalir. Baru pagi ini mengalir sekitar jam 7:30 tapi kondisi airnya berlumpur dan bau. Jadi hampir 16 jam terhenti," ujar Jhody Pama'tan, warga Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, Kamis (31/12/2020).

Jhody yang juga seorang advokad ini mengatakan, air tidak mengalir sekitar 15-16 jam. Harusnya Perumda Air Minum Kota Makassar mengeluarkan pengumuman jika ada perbaikan atau kerusakan instalasi pipa.

"Dan sering-sering terjadi dalam bulan Desember ini tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Seharusnya ada pemberitahuan agar kita bisa menampung air untuk persiapan," ujar Wakil Ketua Badan Penyuluhan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan ini.

Sementara itu Humas Perumda Air Minum Kota Makassar Muh Rusli mengonfirmasi, bahwa Rabu kemarin memang pelayanan terganggu khususnya ke daerah utara kota. Itu disebabkan ada pengerjaan kebocoran pipa 400 mm di depan Paldam Jalan Urip Sumoharjo.

"Pekerjaan sudah selesai sejak tadi malam pukul 22.30 dan air sudah terdistribusikan kembali juga tadi malam. Cuma memang, kondisi pelayanan ini tentu tidak langsung normal. Tetapi akan berangsur-angsur dalam waktu 1 kali 24 jam," jelasnya.