Sabtu, 02 Januari 2021 09:07

Bupati Terpilih Incaran Parpol, Ombas-Budiman Ditawar Golkar, Theo Demokrat

Pertemuan NA, Taufan Pawe dan Yohanis Bassang pekan lalu.
Pertemuan NA, Taufan Pawe dan Yohanis Bassang pekan lalu.

Bupati Torut terpilih Yohanis Bassang (Ombas) disebut selangkah lagi ke Golkar. Ombas sudah terlibat pembicaraan dalam pertemuan segitiga dengan Nurdin Abdullah dan Ketua Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Partai politik mulai berburu kader baru dari kalangan bupati-bupati terpilih. Parpol kini tengah membuka pintu negosiasi. Siapa saja yang masuk radar?

Dua nama paling santer disebut-sebut bakal berlabuh ke Partai Golkar. Keduanya adalah Wakil Bupati Lutim terpilih Budiman dan Bupati Torut terpilih Yohanis Bassang (Ombas).

Kabarnya, Budiman juga diincar Partai Gerindra. Gerindra bahkan "pagi-pagi" sudah buka bukaan soal klaim posisi Budiman.

Baca Juga

"Memang ada komitmen awal dengan beliau (Budiman). Komitmennya, kalau terpilih nanti dia harus jadi kader (Gerindra)," ketus Sekretaris Partai Gerindra Sulsel Darmawangsyah Muin, Jumat (1/1/2021).

Budiman sendiri akan menjadi Bupati Lutim menggantikan mendiang Bupati Lutim terpilih Thoriq Husler. Gerindra turut mengusung Thoriq-Budiman di Pilkada Lutim bersama Partai Golkar, PAN, PDIP, Hanura, PKS, PKB, dan PBB. Golkar juga turut mengincar Budiman menjadi kader.

Darmawangsyah menyebut, jika Budiman memilih bergabung Golkar, maka Budiman harus menunjuk wakilnya dari Gerindra. Gerindra menawarkan nama Marjono.

Sementara itu Bupati Torut terpilih Yohanis Bassang (Ombas) disebut selangkah lagi ke Golkar. Ombas sudah terlibat pembicaraan dalam pertemuan segitiga dengan Nurdin Abdullah dan Ketua Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe.

Momentum pertemuan itu dinilai tepat. Sebab Taufan Pawe tengah bersih bersih di Golkar. Sebulan terakhir ia membuat imperium Halid terberai. Taufan coba melahirkan "Golkar Baru" setelah memenangi musda Jakarta.

Pengamat politik Juanda H Alim menyebut Ombas salah satu figur yang diinginkan Taufan memimpin Golkar Torut. Simpul kepentingan NA dengan Ombas juga searah dengan Taufan..

NA sebentar lagi memasuki tahun ketiga. Ia harus menatap 2023 sejak hari ini. Dan ketiga, Ombas baru saja merebut Pilkada Torut.

Juanda menganalisis, ketiganya punya benang merah. NA berkepentingan dengan Taufan. Kepentingannya di mana? Kata Juanda, ke depan. 2023. Di sana ada pilgub.

Taufan kini nahkoda Golkar. Meski terpuruk di beberapa pilkada, Golkar tetap punya magnet di Sulsel. Dan NA tahu, dengan efek Taufan, Golkar bisa jadi dinamit baru di Pilgub 2023.

"NA tentu sadar bahwa ia butuh sokongan Golkar. Dan NA sejalan dengan Taufan menunjuk Ombas di Torut. Ombas dianggap bisa mengembalikan khitah Golkar di Torut," ulasnya.

Lantas dengan Ombas? Menurut Juanda, Ombas saat ini menjadi figur mandiri yang diperhitungkan. Ia memenangi Pilkada Torut dengan catatan apik. Ia menumbangkan petahana. Kalatiku Paembonan. Lengkapnya, kurva kemenangannya meyakinkan.

Padahal 4 bulan menuju pilkada, survei keterpilihan Ombas masih jauh di bawah Kalatiku. Tren elektabilitas baru ia rebut di delapan pekan waktu tersisa.

Atas capaiannya, wajar jika NA dan Taufan melihat potensi pada diri Ombas. Ombas punya irisan politik yang bisa mengakar di Torut. Dan itu dibutuhkan NA dan Taufan.

"Golkar kan sedang cari figur. Saya rasa Taufan Pawe butuh orang orang seperti Ombas untuk mengembalikan marwah Golkar. Terutama di Torut setelah kalah di pilkada," jelas Juanda.

Lalu rantai politik tiga tokoh ini di mana?

Menurut Juanda, terlalu prematur menjawabnya sekarang. Alur politik ketiganya bisa diterka pada 2023.

Tapi jika berspekulasi maka skemanya bisa saja begini kata Juanda. Ombas didorong jadi Ketua Golkar Torut. Lalu pada pilgub 2023, NA menggandeng Taufan Pawe. Golkar berkoalisi PDIP. Atau mungkin PDIP ada di poros baru.

Dengan Ombas sebagai Ketua Golkar Torut, peluang untuk memenangi perebutan suara di duo Toraja terbuka lebar. Sebab di periode kedua, Ombas akan jadi rebutan parpol-parpol besar.

Golkar tentu sudah berhitung. Untuk merebut Torut, kansnya ada pada Ombas.

Lalu di 2024 target Taufan untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Sulsel juga akan disokong NA.

"Saya yakin akan ada interaksi lebih intim antara Taufan dan Ombas. Bisa jadi ke depan Ombas berpeluang jadi tokoh sentral politik. Tapi warnanya apa kita belum tahu. Bisa kuning. Merah. Atau apalah," kata Juanda.

Begitu juga pasangan terpilih di Tator, Theofilus-Zadrak. Keduanya jadi rebutan Demokrat dan Gerindra.

Sekretaris Partai Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin mengatakan, siap berbagi dengan Demokrat. Opsinya kata dia cukup lunak. Theo ke Gerindra dan Zadrak ke Demokrat. Atau sebaliknya, Zadrak ke Gerindra, Theo ke Demokrat.

Editor : Muh. Syakir
#Bupati Terpilih Diincar Parpol #Johanis Bassang #Nurdin Abdullah #Taufan Pawe #Partai Golkar #Partai Gerindra #Partai Demokrat
Berikan Komentar Anda